Masyarakat Sibolga-Tapteng Gelar Aksi Damai, Dukung Polri-TNI Berantas Terorisme

Masyarakat Sibolga-Tapteng Gelar Aksi Damai, Dukung Polri-TNI Berantas Terorisme

15/05/2018 0 By Redaktur 1

TAPTENG | Seruan aksi penolakan Terorisme dan Radikalisme dikumandangkan masyarakat Kota Sibolga dan kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), dengan menggelar aksi damai di halaman Mapolres Tapteng, Minggu malam (13/5), sekitar pukul 20.00 WIB. Aksi berthema “Aksi Damai 2000 Lilin Sibolga- Tapteng, Mendukung Polri-TNI Menuntaskan Terorisme di Indonesia, Pray For Indonesia”.

Aksi spontan masyarakat tersebut, menyikapi aksi terorisme di Mako Brimob dan ledakan Bom yang terjadi di 3 Gereja di Surabaya. Pada peristiwa Bom bunuh diri itu, telah merenggut 13 nyawa dan puluhan masyarakat mengalami luka- luka terkena ledakan bom.

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 400 orang, diantaranya, Kapolres Tapteng AKBP Hari Setyo Budi SIK, Dandim 0211/TT Letkol Inf Jimmy Rihi Tugu, Dan Den Pom I/2 Sibolga, Ketua MUI Tapteng H. Ngadiman KS, Sejumlah Pengurus Ormas NU,  Muhammadiyah, GMKI Sibolga, Pengurus dan Jemaat HKBP Pandan serta sejumlah masyarakat dari Sibolga – Tapanuli.

Adapun rangkaian kegiatan aksi damai tersebut, yakni, berdoa oleh lintas agama yang dibawakan Ketua MUI dan OMK Frater Ciprianus, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Padamu Negeri. Serta dilanjutkan dengan pernyataan sikap dari masyarakat.

 “Terimakasih kepada masyarakat, yang telah memberikan dukungan moral kepada TNI- Polri dalam memberantas terorisme dan radikalisme. Kiranya kita bersatu dan menunjukkan sikap tegas #Tidak Takut untuk melawan Radikalisme dan Terorisme,” ujar Kapolres Tapteng, AKBP Hari Setyo Budi SIK di Halaman Mapolres Tapteng.

Dandim 0211/TT, Letkol Inf Jimmy Rihi Tugu menambahkan, meski tugas pokok TNI adalah menjaga pertahanan Nasional dari luar, namun TNI tetap bersinergi membantu Polri untuk menuntaskan aksi terorisme. Terutama, pasca peristiwa yang menewaskan 5 prajurit Brimob dan ledakan Bom di 3 Gereja di Surabaya.

“Apalagi dengan dukungan masyarakat seperti ini, kami yakin, dengan bersama, kita akan semakin kuat menuntaskan aksi teroris dan paham radikalisme hingga ke akar akarnya. Serta ini merupakan bukti kepercayaan masyarakat kepada Polri dan TNI,” sebut Dandim 0211/TT, Letkol Inf Jimmy Rihi Tugu.

Sementara, menurut Ketua MUI Tapteng, H Ngadiman KS, kejadian di Surabaya tidaklah menjadikan umat beragama menjadi terpecah belah. Sebab kerukunan umat beragama yang terjalin selama ini, akan menepis semua provokasi yang dapat memecah belah. “Mari kita menumbuhkan rasa cinta bernegara serta mengutuk kejadian yang di Surabaya,” katanya.

“Mari kita bersatu untuk melawan teroris dan memupuk persaudaraan antara agama yang satu dengan yang lainnya,” timpal OMK Khatolik Frater Ciprianus.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan menandatangani petisi melawan terorisme dan Radikalisme yang ditandatangani oleh sejumlah elemen masyarakat serta TNI- Polri. (ReY Simorangkir)