Isnandar Tebar 4.000 Ekor Ikan Mas di Aek Pinagar

Isnandar Tebar 4.000 Ekor Ikan Mas di Aek Pinagar

16/05/2018 0 By Redaktur 1

Calon Walikota Padangsidimpuan, Muhammad Isnandar Nasution dan istri, Mestika Sari Harahap saat menebar ikan mas di Aek Pinagar, lubuk larangan Desa Goti, Selasa (15/5) siang. (Borneo)

PADANGSIDIMPUAN | Lubuk larangan merupakan salah satu upaya masyarakat dalam menjaga ekosistem sungai dan lingkungan di daerah masing-masing. Hal ini dikatakan Calon Walikota Padangsidimpuan Nomor 1, H. Muhammad Isnandar Nasution SSos didampingi istri, Hj. Mestika Sari Harahap usai menebar 4.000 ekor ikan mas di Aek Pinagar, lubuk larangan Desa Goti, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Selasa (15/5) siang.
Disamping itu juga, terang calon pemimpin berlatar belakang usahawan-politisi ini, lubuk larangan dapat menggalakkan semangat gotong-royong, semangat bermusyawarah, kerjasama, mempererat silaturahmi ditengah-tengah masyarakat, serta lainnya.
Sisi lain juga, pungkas pria yang dua periode pernah sebagai anggota DPRD Kota Padangsidimpuan dan satu periode sebagai Wakil Walikota Padangsidimpuan ini, dengan pengelolaan yang baik, lubuk larangan dapat menjadi sumber pendapatan masyarakat, baik itu dalam cakupan lorong, dusun, lingkungan, desa atau kelurahan. Apalagi hasil lubuk larangan tersebut untuk pembangunan di daerah masing-masing baik itu bidang sosial kemasyarakatan, sosial keagamaan dan lain sebagainya.
Calon pemimpin usungan PKB, PKP Indonesia, PBB, Partai NasDem dan PDI-Perjuangan ini mengaku sangat senang dan bangga bahwa hasil lubuk larangan Desa Goti tersebut untuk anak yatim dan orangtua jompo di desa tersebut.
“Satu hal yang sangat kita syukuri apa yang dilakukan oleh masyarakat Desa Goti ini,” ucap Isnandar.
Dengan demikian, terangnya, sungai yang ada di Kota Padangsidimpuan ini harus terus di dorong sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai lubuk larangan.
Ditegaskannya, jika diamanahkan memimpin Padangsidimpuan 5 tahun kedepan, ia akan mencurahkan seluruh tenaga dan pikirannya untuk membangun Padangsidimpuan kearah yang lebih baik.
“Kota Padangsidimpuan harus beres di seluruh sektor, agar dapat mengejar ketertinggalan dari daerah lain,” tegasnya.
Sedangkan Ketua Pengelola Lubuk Larangan Desa Goti, Parwin Harahap menyebutkan, pada panen sebelumnya, total bersih yang didapatkan Rp9.160.000. Hasil tersebut mereka gunakan untuk menyantuni anak yatim masing-masing Rp500 ribu per orang dan orangtua jompo masing-masing Rp246 ribu per orang di desa tersebut.
Sementara Ogen Batubara, warga setempat menyampaikan ucapan terima masih atas bantuan 4.000 ekor ikan mas tersebut.
“Semoga pasangan BERES di ridhoi Allah SWT untuk memimpin Kota Padangsidimpuan lima tahun kedepan,” tuturnya.
Ia berpendapat, Isnandar-Ali Pada merupakan Paslon yang tepat menjadi pilihan masyarakat bila dilihat dari latar belakangnya dan jika ingin Kota Padangsidimpuan maju pesat kedepannya. (Borneo)