Isnandar: Dinda, Jaga Kampung Ini

Isnandar: Dinda, Jaga Kampung Ini

22/05/2018 0 By Redaktur 1

Calon Walikota Padangsidimpuan Nomor 1, Muhammad Isnandar Nasution dan istri, Mestika Sari Harahap bersama warga Batunadua Julu dan Batunadua Jae, di acara silaturahmi, pekan lalu. (Borneo)

PADANGSIDIMPUAN | Naposo Nauli Bulung (NNB) sebagai Pagar Ni Huta diajak untuk berada dibarisan terdepan dalam menjaga kampung masing-masing dari beragam gangguan yang dapat merusak tatanan kehidupan ditengah-tengah masyarakat.
“Dinda, jaga kampung ini, karena kita tahu sekarang ini begitu bahayanya peredaran narkoba, penyakit masyarakat (Pekat) dan lainnya yang sangat jelas dapat merusak tatanan kehidupan ditengah-tengah masyarakat,” pesan Calon Walikota Padangsidimpuan Nomor 1, H. Muhammad Isnandar Nasution SSos kepada sejumlah muda-mudi saat silaturahmi dengan seratusan masyarakat Batunadua Julu dan Batunadua Jae, di kediaman Hendra Saputra, di Batunadua Julu, pekan lalu.
Didampingi istri, Hj. Mestika Sari Harahap, calon pemimpin berlatar belakang usahawan-politisi ini menegaskan bahwa Isnandar-Ali Pada berkomitmen akan memberdayakan NNB dalam menumbuh kembangkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), memberikan pembinaan, pendidikan skil dan keterampilan baik itu dalam kelompok masyarakat, ataupun melalui Balai Latihan Kerja (BLK).
Sehingga generasi penerus, pungkasnya, memiliki skil dan keterampilan dalam berusaha secara mandiri, atau bersaing dalam dunia kerja.
“Seperti kalau ada yang sudah terampil di bidang otomotif dapat membuka bengkel sendiri, atau bekerja di usaha perbengkelan. Kalau sudah terampil di bidang pengelasan dapat berusaha sendiri atau bekerja di tempat lain,” dicontohkan Isnandar.
Demikian juga kepada ibu-ibu, melalui pelatihan atau pendidikan keterampilan diharapkan dapat menggerakkan perekonomian keluarga.
Di sisi lain, dalam menjaga jati diri masyarakat Padangsidimpuan yang berbudaya, ucap Isnandar, pembentukan Perda tentang Adat dan Budaya merupakan salah satu bentuk kebijakan yang akan dilahirkan. Salah satu contoh realisasi dari Perda tersebut nantinya yakni memasukkannya sebagai pendidikan muatan lokal di SD, SMP-sederjat dan tingkatan lainnya.
Demikian juga dalam mewujudkan masyarakat yang religius, khususnya kepada generasi penerus, pungkasnya, Perda tentang Magrib Mengaji merupakan salah satu regulasi kebijakan yang siap dibentuk Isnandar-Ali Pada bila diamanahkan memimpin periode 2018-2023.
“Itu hanya sebagian kecil dari visi-misi dan program kerja Isnandar-Ali Pada bila diamanahkan memimpin Padangsidimpuan lima tahun kedepan,” ucap Isnandar.
Dengan semakin dekatnya hari H Pilkada Kota Padangsidimpuan 27 Juni 2018, ia mengajak masyarakat untuk tetap bersatu, bersama-sama ke TPS dan mencoblos Nomor 1 nantinya.
Sementara Hendra Saputra di acara tersebut menegaskan bahwa mereka siap mendukung Isnandar-Ali Pada di tanggal 27 Juni 2018 mendatang.
Di sisi lain juga, sejumlah ibu-ibu telah bernazar, bila Isnandar-Ali Pada terpilih di pesta demokrasi rakyat langsung ini, mereka akan melaksanakan puasa nazar.
Itu mereka lakukan sebagai ungkapan wujud syukur bila calon pemimpin mereka, Isnandar yang merupakan figur calon pemimpin religius dengan latar belakang keluarga dermawan ini terpilih di tanggal 27 Juni 2018 mendatang. (Borneo)