Dugaan Korupsi Pembangunan Kantor Bappeda Tapteng Kejari Sibolga Didesak Tetapkan Tersangka 3 Pejabat Lainnya

26/07/2018 0 By Redaktur 2
TAPTENG | Adanya dugaan korupsi pembangunan kantor Bappeda Kabupaten Tapanuli Tengah tahun anggaran 2015 senilai Rp 4.232.273.3809- lalu dalam hal pemeriksaan sementara kejaksaan negeri Sibolga. Saat ini masih 3 yang ditetapkan sebagai tersangka antara lain 2 orang pejabat Ir HM selaku Kadis (Penggunaan anggaran) dan BS ST selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), serta 1 rekanan BH selaku direktur PT Citra Nusantara.
Sedangkan 3 orang pejabat lainnya diantaranya BD ST selaku ketua PHO dan D br G selaku pengawas proyek dan S. RJG selaku dirtek (Direktur tekhnik) masih berkeliaran dan sampai hari ini belum pernah diperiksa atau ditetapkan sebagai tersangka oleh tim kejaksaan. Termasuk juga oknum konsultan selaku perencana proyek. Sehingga hal ini mengundang tanda tanya bagi masyarakat Sibolga dan Tapanuli Tengah. Padahal kita tahu proyek tidak bisa hanya diawasi oleh 2 orang pejabat atau menjadi  tanggung jawab kedua pejabat dimaksud antara lain Kadis dan P2K.
“Jadi sudah selayaknya tim kejari Sibolga dibawah pimpinan Timbul Pasaribu SH agar memeriksa dan menetapkan nama nama tersebut menjadi tersangka sebagaimana yang telah ditetapkan pejabat sebelumnya,”.
Hal tersebut dikatakan oleh ketua LSM Kupas Tumpas Sibolga Kabupaten Tapanuli Tengah Parulian Sihotang didampingi sekretaris Juan Fery Lumban Gaol di kantor sekretariat di jalan Kapten Tandean nomor 40 Kelurahan Kota Beringin Kecamatan Sibolga kota, Kota Sibolga kepada RAKYAT, Senin (23/7).
Dia menambahkan sampai saat ini konsultan perencanaan proyek pembangunan kantor Bappeda Tapteng belum juga diperiksa atau ditetapkan sebagai tersangka.
“Oleh karena itu, kita mendesak Kejari Sibolga untuk menetapkankan 3 oknum pejabat dinas PUD, 1 oknum konsultan perencana proyek segera ditetapkan sebagai tersangka. Dan kita juga berharap kepada Kejari Sibolga, jangan tebang pilih terhadap oknum oknum yang diduga melakukam korupsi atau merugikan keuangan negara. Ataupun terhadap pejabat pejabat yang terlibat di dalamnya,” Pungkasnya. (Petrus Gulo)

Foto : Ketua LDM Kupas Tumpas Parulian Sihotang didampingi Sekretarisnya Juan Fery Luman Gaol