Aktivis dan Masyarakat Dukung Percepatan Pembangunan PLTA Batangtoru

Aktivis dan Masyarakat Dukung Percepatan Pembangunan PLTA Batangtoru

27/08/2018 0 By Redaktur 1

TAPSEL I Percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batangtoru di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) semakin disambut positif komponen masyarakat.
Kali ini sambutan positif tersebut datang dari puluhan aktivis dan masyarakat peduli lingkungan yang menyatakan dukungan percepatan pembangunan PLTA Batangtoru.
Dukungan tersebut disampaikan dalam pernyataan sikap  aktivis dan masyarakat peduli lingkungan saat melaksanakan aksi damai ke kantor Bupati Tapsel, Jalan Prof Lapran Pane di Kilang Papan Dano Situmba Sipirok, Senin (20/8) lalu.
Aktivis dan masyarakat peduli lingkungan tersebut berasal dari Lembaga Pelestarian Alam Lingkungan Hutan Indonesia (Lem Palhi), Masyarakat Pemantau Hutan Indonesia (MPHI) Tapsel, Forum Masyarakat Pelestari Sungai, Masyarakat Perhutanan Sosial Indonesia Tapanuli Selatan (MAPSS Indo Tapsel), Hijau Alam Indonesia (HAI), dan Yayasan Info Mitra Lingkungan (YMIL).
Aksi damai tersebut diterima Asisten I Pemkab Tapsel, Hamdan Zein Harahap SH didampingi Kabag Humas dan Protokol, Isnut Siregar.
Seperti pernyataan sikap Forum Masyarakat Pelestari Sungai yang ditandatangani Rahmat Saleh menyatakan, agar PT. Sumatera North Hydro Energi (pengelola proyek PLTA Batangtoru-red) tetap komitmen menjaga lestari sungai yang ada di sekitar proyek tetap lestari, pembangunan PLTA Batangtoru tetap komitmen dan bertanggungjawab. Kemudian, komitmen melibatkan masyarakat sekitar pro aktif mendukung program pembangunan PLTA Batangtoru. Serta, meminta semua pihak-pihak yang terlibat dalam proses pembangunan untuk segera menyelaraskan tujuan inti pembangunan untuk kemaslahatan ummat manusia.
Sama halnya dengan MPHI yang ditandatangani Erwin Hutagalung, Soriangan Harahap dan Randy Maradoli Hutasuhut dalam pernyataan sikapnya, tetap komit dalam mendukung percepatan pembangunan PLTA Batangtoru, dan siap bergandengan tangan dalam rangka pelestarian hutan dan maupun lingkungan lainnya.
Pihaknya juga berharap Pemkab Tapsel tetap eksis untuk ikut membantu program Nawacita dari pemerintah pusat, dan berharap kepada perusahaan agar tetap menjaga hutan di hulu sungai sebagai resapan air.
Demikian juga aktivis dari lembaga lainnya.
Senada juga dengan Mangaraja Tenggar, tokoh adat Tapsel, yang juga mendukung percepatan pembangunan PLTA tersebut.
Sementara Asisten I, Hamdan Zein Harahap SH didampingi Kabag Humas dan Protokol, Isnut Siregar saat menerima aspirasi massa menyampaikan ucapan terima kasih atas aksi damai komponen masyarakat tersebut.
Dikatakan Hamdan Zein akan pentingnya investasi yang dapat mempercepat pembangunan Tapsel, baik dalam peningkatan PAD, dalam penerimaan tenaga kerja, dan pemenuhan kebutuhan listrik di Sumut khususnya Tapsel.
“Dan perlu kita syukuri bahwa komponen masyarakat yang hadir dengan keinginan sendiri tanpa ada paksaan. Aspirasi masyarakat ini akan saya sampaikan langsung kepada Bupati,” sebutnya.
Turut hadir dalam aksi tersebut Raja Adat Sipirok, Sutan Parlindungan serta lainnya. (Borneo)