JAM Sumut Minta Kejatisu Segera Usut Dugaan Korupsi di Dinas PU Paluta

05/09/2018 0 By Redaktur 1

MEDAN | Jaringan Aktivis  Mahasiswa (JAM) Sumut meminta kepada Kejatisu Segera buka kembali kasus-kasus  dugaan korupsi yang dilakukan oleh beberapa oknum SKPD di jajaran Pemkab Paluta.

“Dugaan kasus korupsi di Pemkab Paluta diantaranya adalah, pengelolaan pemanfaatan anggaran si Dinas Perhubungan Paluta pada tahun 2017 pada pengendalian dan pengamanan arus lalu lintas dmna honor petugas dengan pagu anggaran Rp1.185.250.000,00 yang sudah terealisasi hanya 97 persen. Dan kami duga hal ini merupakan sarat KKN. Selain itu, sosialisasi keselamatan lalulintas untuk remaja atau pelajar sebanyak 500 orang dengan nilai pagu Rp173.344.000;00,” ujar JAM Sumut saat menyampaikan aksinya di Kejatisu, Selasa (4/9).

Demikian halnya juga seperti sosialisasi penataan parkir di tepi jalan umum dengan peserta 500 orang masyarakat dengan pagu Rp115. 870.000;00. Dalam hal ini kami indikasikan kegiatan tersebut sarat KKN.

“Selain itu juga JAM meminta agar Kaban Pemdes Paluta (Padang Lawas Utara) pada tahun 2015 Bikrul M Harahap yang saat ini menjabat sebagai Kadispora Paluta agar mengusut tuntas dugaan  pemungutan dana desa pada tahun 2015. Karena, diduga pemotongan tersebut antara Rp10 s/d 30 juta per desa. Sementara, di Kabupaten Paluta terdapat lebih kurang 368 Desa,” sebut mereka.

Selain soal dana desa, JAM juga menyebutkan di Dinas PU diduga fiktif, tepatnya pada pengelolaan pemanfaatan anggaran pada kegiatan program pengelolaan ruang terbuka hijau senilai Rp937.500.000,00.

“Kami minta kepada Kejatisu segera periksa oknum-oknum SKPD Paluta yang diduga Korupsi,” tandas JAM.

Puluhan JAM Sumut melakukan aksi disambut oleh Humas Kejatisu Y Tarigan. (Winda)