Buruh Bangunan Pukulkan Besi ke Kepala Tetangga Sendiri Terancam Dibui

Buruh Bangunan Pukulkan Besi ke Kepala Tetangga Sendiri Terancam Dibui

23/09/2018 0 By Redaktur 1

SIBOLGA | Seorang buruh bangunan berinisial SH alias AS (34), warga jalan Kenanga atas, Kelurahan Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga diduga melakukan penganiayaan dengan memukulkan besi ke bahagian kepala korban Edward Welfried Hutasoit (34), wiraswasta, yang juga warga jalan Kenanga atas, Kelurahan Angin Nauli, kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga, harus berurusan dengan pihak kepolisian dan terancam dibui alias penjara akibat perbuatannya.

Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hatorangan Hariandja melalui Kassubag Humas Iptu R Sormin S.Ag menjelaskan bahwa penangkapan tersangka atas laporan saksi korban Edward Welfried Hutasoit (34), wiraswasta, warga jalan Kenanga atas, Kelurahan Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga sedang duduk-duduk di depan rumah, kemudian datang saksi Ina Susi yang mengabarkan bahwa suaminya ngamuk-ngamuk di rumah. Dan mendapat khabar tersebut saksi korban mendatangi rumah ina Susi. Dan di depan rumah tersebut saksi korban lalu dipukul dengan menggunakan besi pada bahagian kepala yang mengakibatkan luka sehingga saksi melaporkan ke Polres Sibolga, Minggu (9/9) sekitar pukul 17.15 WIB.

“Setelah mendapat laporan tersebut Kasat Reskrim AKP D Ompusunggu SH, MH memerintahkan unit Opsnal untuk melidik dan mendalami kasus tersebut dan sekitar pukul 18.00 WIB tersangka diamankan dirumahnya,” jelas Sormin.

Masih dijelaskan Sormin, setelah dilakukan pemeriksaan tersangka mengaku berinisial SH alias AS (34), buruh bangunan, warga jalan Kenanga atas, Kelurahan Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga.

“Tersangka belum pernah dihukum dan telah berumahtangga dan memili anak 3 orang. Penganiayaan dilakukan tersangka dengan seorang diri pada Minggu (9/9) sekitar pukul 17.30 WIB didepan rumah tersangka di  jalan Kenanga atas yang dilakukan dengan cara memukulkan besi pada kepala korban dan dilakukan sebanyak 2 kali,” terangnya.

Lanjut Sormin, alat yang digunakan sebatang besi yang sebelumnya berada di rumah tersangka. Sebelum penganiayaan dilakukan tersangka, terlebih dahulu sudah meneguk minuman keras.

“Sebelumnya antara korban dengan tersangka tidak ada perselisihan namun antara tersangka dengan isterinya ada pertengkaran. Sebabnya tersangka melakukan penganiayaan karena ada pertengkaran dengan isteri tersangka, dan dalam hal ini korban datang ke rumah tersangka sehingga tersangka menduga hendak memukul tersangka,” jelasnya.

Sambung Sormin, akibat dari penganiayaan tersebut korban mengalami luka pada bahagian kepala serta mengeluarkan darah.

“Tersangka ditahan di RTP Polres Sibolga, diduga melanggar pasal 351 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman 2,8 tahun. Barang bukti yakni 1 batang besi dan 1 helai kaus singlet berlumuran darah,” terangnya. (Freddy A Pardosi)