BI Sibolga Resmikan BI Corner dan Tinjau Pabrik Kopi Darul Mursyid

BI Sibolga Resmikan BI Corner dan Tinjau Pabrik Kopi Darul Mursyid

18/10/2018 0 By Redaktur 1

TAPSEL I Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Sibolga meresmikan BI Corner di Perpustakaan Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM), Sabtu (12/10) lalu.
Usai peresmian, perwakilan BI KPw Sibolga R. Unggul Guntoro selaku Manager Unit Pengembangan Ekonomi, Danny Pardamean selaku Asisten Manager di Unit Pengembangan Ekonomi, dan Mifta Reza Syahputra selaku Kasir di Unit Pengelolaan Uang Rupiah juga meninjau pabrik kopi unit usaha PDM.
“Ketiganya juga mempersentasekan materi bidang masing-masih di depan para pejabat teras PDM, yang juga dihadiri perwakilan siswa-siswi PDM,” ucap Kepala Divisi Humas dan Pemasaran PDM, Asep Safa’at Siregar.
R. Unggul Guntoro dalam acara tersebut menyampaikan, BI KPw Sibolga siap mendukung dan mendorong PDM meraih prestasinya dibidang sains.
Guntoro mengatakan bahwa BI Corner merupakan bagian dari bentuk dedikasi BI untuk rakyat. Maka, BI akan sangat mendukung PDM sebagai pesantren mandiri.
“Dukungan BI KPw Sibolga tidak berhenti pada peresmian BI Corner saja, tapi kedepan kerjasama yang baik antara BI KPw Sibolga dan PDM akan terus terjalin dengan baik. Salah satunya untuk pengadaan buku referensi berbagai materi olimpiade sains. Karena, PDM merupakan pesantren yang terbukti telah mengukir prestasi yang terbilang cukup baik, baik ditingkat Provinsi maupun Nasional,” ucapnya.
Pihaknya menunggu data buku rekomendasi dari PDM untuk pengadaan buku-buku yang berkenaan tentang materi olimpiade sains.
“Karena saya mengetahui bahwa PDM sudah mengukir prestasi dibidang sains baik di tingkat Provinsi, regional dan bahkan tingkat Nasional,” pungkasnya.
Pada kesempatan itu, Danny Pardamean memaparkan tentang profil dan fungsi BI, serta Mifta Reza Syahputra mengulas akan pengenalan keaslian uang pecahan Rupiah.
Sementara Wakil Direktur Bidang Pendidikan PDM, Yusri Lubis mengungkapkan bahwa pihaknya berterimakasih banyak kepada BI KPw Sibolga yang memilih PDM sebagai salah satu sekolah ditempatkannnya BI Corner.
“Segenap keluarga besar PDM mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pihak BI KPw Sibolga atas perhatian dan dukungannya ke PDM yang dibuktikan dengan peresmian BI Corner di Perpustakaan Darul Mursyid. Ini tentu sangat bermanfaat sekali bagi kami terkhusus kepada anak didik kami, sehingga dengan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dan menambah daya tarik bagi para peserta didik kami untuk berkunjung ke perpustakaan. Disamping beberapa mobiler dan fasilitas yang diberikan, juga dilengkapi dengan berbagai macam buku referensi yang sangat berguna,” ujar Yusri.
Yusri juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada KPw BI Sibolga yang sebelumnya telah merekomendasikan PDM sebagai pesantren Mandiri dari wilayah kerja KPw BI Sibolga, diikutsertakan dalam Festival Ekonomi Syariah (FES) 2018 di Lampung pada Agustus lalu.
Ditambahkannya, atas saran yang diberikan KPw BI Sibolga dalam menangkap peluang dan menambah penghasilan tambahan, maka PDM kemudian mendirikan pabrik kopi, yang diproyeksikan dapat menampung hasil kopi dari masyarakat sekitar untuk kemudian di olah menjadi green been atau bubuk kopi, sehingga dapat lebih menguntungkan dari sekedar menjual gabah.
“Tentunya bila ini berhasil akan menambah penghasilan PDM, sehingga PDM akan terus eksis dan bisa mempertahankan kualitasnya kemasa yang akan datang,” tutur Yusri.
Pada saat yang berbeda, Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir), badan pengelola PDM, Jafar Syahbuddin Ritonga DBA menyambut baik atas kerjasama yang terbangun antara KPw BI Sibolga dengan PDM.
Dikatakan Jafar yang juga menjabat Direktur PDM ini bahwa unit usaha PDM yang selama ini telah berjalan dengan baik dan terus berkembang seperti kantin, warnet, wartel, toserba. Kini PDM akan mengembangkan badan usahanya dengan berkebun kopi dan juga mendirikan pabrik kopi.
“Selama ini usaha yang dimiliki PDM sudah berjalan dengan baik dan terus berkembang dari waktu ke waktu. Kini kami akan melangkah lebih maju untuk membuka lahan kebun kopi yang saat ini sudah panen seluas 5 hektar dan sedang dalam proses penanaman seluas 5 hektar lagi,” ucap Jafar.
Bahkan, pungkasya, kedepan ia bercita-cita kebun PDM seluas 100 hektar, sehingga dengan penambahan usaha tersebut bisa membantu biaya operasional PDM, agar tidak hanya bergantung pada SPP saja.
“Maka dukungan dan bantuan dari BI ini sangat kami harapkan bisa terwujud, agar PDM semakin mudah melanjutkan cita-citanya menjadi lembaga pendidikan Islam yang mengangkat derajat pesantren atau generas Islam di bidang sains,” tuturnya. (Rel/Borneo)