BPJS Kesehatan Cabang Sibolga Gandeng Media Sosialisasikan Program JKN-KIS

BPJS Kesehatan Cabang Sibolga Gandeng Media Sosialisasikan Program JKN-KIS

22/10/2018 0 By Redaktur 2

Sibolga | Media merupakan salah satu alat atau sarana yang dipergunakan untuk menyampaikan pendapat, aspirasi baik dari pihak masyarakat maupun dari pihak pemerintah atau negara. Media juga mempunyai peran yang sangat penting dalam pemberian informasi kepada masyarakat tentang hal-hal yang bersifat edukatif dan membangun.

BPJS Kesehatan sebagai badan yang menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat tentunya sangat membutuhkan keberadaan media untuk dapat melakukan sosialisasi dan memberikan informasi kepada masyarakat tentang program ini. Sehingga program yang mulia ini dapat tersampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia.
BPJS Kesehatan Cabang Sibolga mengundang para media/pers di wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah dalam kegiatan Media Gathering BPJS Kesehatan Cabang Sibolga. BPJS Kesehatan Cabang Sibolga pada kesempatan ini menyampaikan sosialisasi tentang program, pencapaian, serta inovasi-inovasi baru yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan dalam menyelenggarakan Program JKN-KIS di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Sibolga (Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Utara, dan Kabupaten Humbang Hasundutan).
Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat BPJS Kesehatan Cabang Sibolga pada Senin (22/10) dihadiri langsung oleh beberapa rekan media wilayah Kota Sibolga dan Kab. Tapanuli Tengah.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sibolga, Rudhy Suksmawan Hardhiko langsung membuka kegiatan Media Gathering ini sekaligus menyampaikan materi tentang Program JKN. Rudhy didampingi oleh Kepala Bidang Penjaminan Rujukan Debora, Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta Elseria Riris Sitinjak, Kepala Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi Publik Rahman Cahyo, Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan Arsam Franky Manurung, serta Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan Bukhori Muslim Sinaga.
Saat membuka acara Rudhy menjelaskan bahwa tujuan utama dilaksanakannnya kegiatan Media Gathering ini adalah untuk menyamakan persepsi tentang Program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan, serta meningkatkan pemahaman tentang Program JKN kepada masyarakat melalui media. Selain itu, kegiatan media gathering ini dilaksanakan juga sebagai wadah mempererat silaturahmi antara BPJS Kesehatan dengan media di wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah.
Rudhy menyampaikan beberapa inovasi yang telah dikembangkan oleh BPJS Kesehatan diantaranya Aplikasi Mobile JKN yang dapat memudahkan peserta untuk memperoleh informasi tentang Program JKN-KIS, merubah data kepesertaan, mendaftar sebagai peserta, melihat status iuran, serta menyampaikan keluhan. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan Aplikasi ini melalui smartphone yang berbasis Android maupun IOS. Sesuai dengan Taglinenya “Semua Dalam Genggaman”.
“Inovasi lain yang baru-baru ini telah diluncurkan oleh BPJS Kesehatan adalah sistem rujukan online, yang mana sistem ini merupakan salah satu bentuk digitalisasi rujukan. Peserta tidak perlu lagi membawa kertas rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), yang tentunya sangat memberikan kemudahan dan kepastian bagi peserta JKN-KIS,” ujar Rudhy.
Rudhy menjelaskan juga bahwa BPJS Kesehatan juga terus menggerakkan program Promotif dan Preventif bagi peserta JKN-KIS, salah satunya bekerjasama dengan Laboratorium Prodia dalam hal deteksi dini kanker rahim bagi para ibu peserta JKN-KIS.
Dari segi kepesertaan peserta JKN-KIS di Kota Sibolga sendiri hampir mencapai 100%. Atas pencapaian tersebut Pemerintah Kota Sibolga melalui Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk menerima penghargaan Universal Health Coverage Award dari Presiden RI Joko Widodo pada 23 Mei 2018 lalu di Jakarta.
“Atas penghargaan yang telah diterima oleh Walikota Sibolga, kami mengucapkan terima kasih banyak atas kerjasamanya selama ini. Ini bukti bahwa Pemerintah Kota Sibolga menunjukkan perhatian yang serius terhadap Jaminan Kesehatan masyarakat Kota Sibolga,” tambah Rudhy.
Ia juga terus berusaha bersama timnya dan juga mendorong kabupaten/kota lainnya yang berada di wilayah kerjanya untuk terus berupaya bersama-sama mencapai UHC pada 2019. Berdasarkan data terakhir dari pihaknya (BPJS Kesehatan-red.), untuk wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Utara, dan Kabupaten Humbang Hasundutan jumlah kepesertaannya berkisar diantara 60-70 persen.
Rudhy menyampaikan kepada masyarakat Kota Sibolga untuk yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, agar segera dapat mendaftarkan dirinya sebagai peserta JKN-KIS sebelum sakit. Kepada masyarakat yang sudah menjadi peserta JKN-KIS dihimbau untuk tetap rutin membayar iuran JKN-KIS agar tidak terkendala saat akan memperoleh pelayanan kesehatan.
“Channel pembayaran juga telah banyak ditemui sehingga masyarakat tidak perlu merasa kesulitan untuk dapat membayar iuran JKN-KIS. Diantaranya adalah melalui Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri, Indomaret, Alfamart, Kantor Pos. Iuran JKN-KIS juga dapat dibayarkan melalui Kader JKN yang merupakan mitra resmi dari BPJS Kesehatan,” tambahnya.
Ia juga menghimbau bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi, BPJS Kesehatan sudah menyediakan berbagai channel penyediaan informasi. Diantaranya dapat melalui BPJS Kesehatan Care Center di 1500400, website resmi BPJS Kesehatan di www.bpjs-kesehatan.go.id, melalui Aplikasi Mobile JKN yang dapat diunduh melalui Playstore maupun Appstore, melalui Mobile Customer Service yang selalu rutin berada di pusat keramaian seperti pasar ataupun kantor kecamatan, serta datang ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang terdekat. (Petrus Gulo)