Wilayah Madina Dilanda Banjir, Anggota Koramil 13/Panyabungan Bantu Bersihkan Lumpur

Wilayah Madina Dilanda Banjir, Anggota Koramil 13/Panyabungan Bantu Bersihkan Lumpur

08/11/2018 0 By Redaktur 3

MADINA | Hujan deras yang terjadi dalam beberapa hari ini mengakibatkan sejumlah titik di wilayah Ibu Kota Kabupaten Mandailing Natal terendam banjir hingga mencapai 50 cm.

Melihat kondisi banyaknya rumah warga yang terendam banjir di wilayah teritorial Koramil 13/Panyabungan Kodim 0212/TS, sehingga dengan tanggap Danramil Kapten Inf Abdul Kodir Harahap langsung memerintahkan anggotanya dan para babinsa yang ada di desa untuk membantu warga untuk membersihkan lumpur yang ditinggalkan oleh genangan banjir, Kamis (8/11/2018).

Selain membantu warga membersihkan lumpur akibat terkena musibah banjir Danramil 13/Panyabungan juga memerintahkan para babinsanya untuk melakukan pendataan terhadap rumah warga yang terkena banjir.

“Berdasarkan data yang ada sementara ini, ada sekitar 30 unit rumah warga terendam air setinggi 50 cm yang sekarang ini sedang dalam pembersihan dibantu dengan Babinsa Koramil 13/Panyabungan dan masyarakat,” ujar Danrammil 13/Panyabungan Abdul Kodir Harahap, Kamis (8/11/2018).

Selanjutnya Abdul Kodir mengatakan bahwa ke 30 unit rumah warga yang terendam banjir tersebut tersebar di sejumlah titik wilayah teritorial Koramil 13/Panyabungan yang berada di Ibukota Kabupaten Mandailing Natal.

“Rumah warga terendam terdapat di desa Pidoli Lombang dan desa Manyabar di Kecamatan Panyabungan. Kemudian desa Mondan, desa Sayur Maincat, desa Kumpulan Setia, desa Binanga, desa Bangun Sejati dan desa Hutarimbaru di Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Madina,” terangnya.

Selain nemasuki rumah warga, air juga mengakibatkan sejumlah titik jalan rusak seperti jalan menuju persekolahan Kampus STAIN, SMA Plus, SMA Negeri 3, SMP Negeri 6 SD Percontohan dan SLB (Sekolah Luar Biasa) yang berada di desa Pidoli Lombang di Kecamatan Panyabungan akibat terkikis oleh aliran air sungai Batang Gadis sehingga badan jalan dan tidak dapat dilalui.

“Kita terus berkoordinasi dengan pihak pemda Madina dalam hal ini BPBD Madina, dan kita terus melakukan pendataan terhadap masyarakat yang terkena banjir. Kita juga melaporkan ke Komando atas untuk meminta petunjuk lebih lanjut,” ucapnya. (Freddy A Pardosi)