4 Siswa Darul Mursyid Lolos Grand Final LMNAS UGM 2018

10/11/2018 0 By Redaktur 1

TAPSEL I Empat orang siswa Pesantren Modern Unggulan Terpadu “Darul Mursyid” (PDM), Tapanuli Selatan (Tapsel) dinyatakan lolos ke Grand Final Nasional dalam Lomba Matematika Nasional (LMNAS) Universitas Gajah Mada (UGM) 2018.
Hal itu, ujar Kepala Devisi Humas dan Pemasaran PDM, Asep Safa’at Siregar, sesuai Surat Keputusan Panitia Nomor : 098/LMNASXXIX&SEMNASX/HIMATIKA/XI/2018 yang rencananya akan diselenggarakan tanggal 11 November 2018 ini di Yogyakarta.
Dikatakan Asep bahwa sebelumnya keempat siswa PDM ini telah mengikuti babak penyisihan LMNAS ke-29 UGM tingkat SMA/SMP sederajat tahun 2018 Regional Sumatera Bagian Utara di Medan tanggal 28 Oktober 2018 lalu. Penyisihan ini diselenggarakan secara serentak di 22 kota seluruh Indonesia dan sebanyak 75 orang untuk masing-masing tingkatan.
“Alhamdulillah, empat siswa kami dinyatakan lolos ke Grand Final LMNAS UGM yang terdiri dari dua orang untuk tingkat SMA dan dua orang untuk tingkat SMP,” ucap Asep, Kamis (8/11) lalu.
Keempatnya adalah Muhammad Ribhi Marbun dan Raja Akbar Pasaribu untuk tingkat SMA, serta Ahmad Rian Saifullah dan Muhammad Thariq Aulia Lubis untuk tingkat SMP. Nantinya mereka akan bertanding dengan utusan masing-masing regional di tingkat Nasional. “Semoga mereka dapat meraih prestasi terbaik. Amin ya Allah,” ungkap Asep.
Pada kesempatan yang sama, Direktur PDM, Jafar Syahbuddin Ritonga DBA juga menyampaikan ucapan selamat dan dukungannya atas kelolosan anak didik mereka ke babak berikutnya yakni tingkat Nasional dalam event LMNAS UGM ini.
“Syukur alhamdulillah, empat orang anak kami dinyatakan lulus ke Grand Final tanggal 11 Nopember 2018 ini. Saya berharap mereka bisa mengharumkan nama PDM, nama Kabupaten Tapsel dan nama baik Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di kancah Nasional,” ucap Jafar.
Jafar yang juga sebagai Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) yang mengelola PDM ini, juga menyampaikan rasa optimisnya keempat anak mereka bisa meraih medali. Itu karena mereka sudah terbiasa mengikuti event-event seperti ini di kancah Nasional.
Meski demikian, pihaknya tetap mempersiapkan diri secara matang dan do’a yang terus-menerus agar prestasi terbaik dapat diraih dalam event ini.
“Kalau dilihat dari track record keempat anak didik kami ini, saya yakin mereka bisa meraih medali, meski persaingan sangat ketat karena event ini skala nasional. Karena mereka sebenarnya sudah terbiasa mengikuti event-event seperti ini. Tapi kami tetap mempersiapkan diri sebaik mungkin agar mereka benar-benar matang bersaing dengan sekolah lainnya. Maka kami memohon do’a masyarakat agar mereka bisa mempersembahkan yang terbaik,” harap Jafar. (Borneo)