Dandim 0213/Nias Pimpin Pencarian dan Evakuasi Korban Tertimbun Tanah Longsor di Nias Selatan

Dandim 0213/Nias Pimpin Pencarian dan Evakuasi Korban Tertimbun Tanah Longsor di Nias Selatan

12/11/2018 0 By Redaktur 3

NIAS | Dandim 0213/Nias Letkol Inf Y Reymond RS Purba, SH, M.Tr (Han) didampingi Danramil 11/Gomo, Pasi Intel, Dan Unit intel Kodim 0213/Nias dan rombongan tiba di lokasi kejadian bencana tanah longsor, dalam rangka memimpin langsung pencarian dan evakuasi korban yang tertimbun tanah longsor di desa Sukamaju Mohili, kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan (Nisel), Minggu (11/11/2018).

Dandim 0213/Nias Letkol Inf Y Reymond RS Purba, SH, M.Tr (Han) menyampaikan, kronologis kejadian tanah longsor adalah pada hari Sabtu tanggal 10  November 2018 sekitar pukul 09.00 WIB telah terjadi longsor di desa Suka Maju Mohili, kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan yang mengakibatkan satu rumah dari dua kepala keluarga yang menempati rumah tersebut  tertimbun tanah longsor yang diakibatkan hujan yang intensitasnya tinggi di wilayah kecamatan Gomo, Kabupaten Nias selatan.

“Adapun pemilik rumah tersebut Asazaro Hulu umur 34 tahun dan Gemazaro Hulu umur 32 tahun. Longsor berasal dari bukit yang ada di belakang rumah tersebut sehingga menimbun rumah tersebut beserta penghuninya,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan, adapun penghuni yang berada di dalam rumah ketika terjadi longsor tersebut, Setiamas Hulu (Perempuan), umur 30 tahun, Aristina Laia (Perempuan), umur 33 tahun, Darman Hulu (Laki-laki), umur  7 tahun, Putri Hulu (Perempuan), umur 5 tahun, Kristopen Hulu (Lak-laki), umur 4 tahun, Rei Jaya Hulu (Laki-laki), umur 3 tahun dan Putri Hulu (Perempuan), umur 2 tahun.

“Tim PRCPB (Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana) Kodim 0213/Nias pada saat terjadinya bencana alam tanggal 10 Nopember 2018 langsung berangkat menuju lokasi bencana alam yang dipimpin langsung oleh Danramil 11/Gomo Kapten Czi Oza Zebua untuk melakukan evakuasi korban bersama komponen lainnya (BPBD, Polres Nisel, Basarnas dan masyarakat) melakukan pencarian dengan cara menggali tanah longsor tersebut secara manual dan mendapatkan hasil satu orang atas nama Kristopen Hulu berumur 4 tahun ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” terangnya.

Reymond juga menyampaikan bahwa lokasi tempat kejadian tanah longsor, medannya sangat terjal  dan berbukit sehingga untuk memudahkan pencarian dan evakuasi korban yang masih tertimbun tanah dan bebatuan maka perlu dukungan alat berat (eksvacator). Hasil Koordinasi tersebut Pemkab Nisel langsung mengarahkan 1 unit ekscavator merk Komatsu bergerak ke lokasi dan saat ini telah tiba di lokasi dan direncanakan besok tanggal 12 Nopember 2018 akan operasional untuk dilanjutkan kembali pencarian Korban yang masih tertimbun tanah longsor.

“Kita berharap dan berdoa semuanya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, semoga saudara/i kita yang masih tertimbun tanah longsor saat ini yang belum ditemukan dapat ditemukan,” kata Reymond. (Freddy A Pardosi)