Operasi Zebra Toba 2018 Berakhir, Kapolres Sibolga Himbau Masyarakat Tetap Patuhi Peraturan Lalu Lintas

Operasi Zebra Toba 2018 Berakhir, Kapolres Sibolga Himbau Masyarakat Tetap Patuhi Peraturan Lalu Lintas

15/11/2018 0 By Redaktur 3

SIBOLGA | Pelaksanaan Operasi Zebra Toba tahun 2018, yang dilaksanakan sejak 30 Oktober hingga 12 Nopember 2018 di kota Sibolga telah berakhir. Namun dihimbau agar masyarakat pengguna jalan untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas.

Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hatorangan Hariandja melalui Kasubag Humas Polres Sibolga Iptu R Sormin, Kamis (15/11/2018) kepada RAKYAT mengatakan, walaupun pelaksanaan Operasi Zebra Toba tahun 2018 di kota Sibolga telah berakhir, namun dihimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas seperti melengkapi adiministrasi kendaraan, menghidupkan lampu utama di siang hari, melengkapi perlengkapan kendaraan, menggunakan helm sesuai standar SNI baik pengemudi maupun yang dibonceng, tidak melanggar rambu-rambu lalulintas, tidak berboncengan lebih dari satu orang demi keselamatan, tidak menerobos traffic light. Untuk itu jadikan prinsip berangkat selamat dan tiba ditempat tujuan dalam keadaan selamat.

“Berdasarkan rekapitulasi Pelaksanaan Operasi Zebra Toba tahun 2018, jumlah pelanggaran lalu lintas sebanyak 464 kasus, dengan rincian, tilang sebanyak 367 kasus dan teguran sebanyak 97 kasus. Dengan jenis pelanggaran untuk kendaraan roda dua yakni tidak menggunakan helm sebanyak 190 kasus, lain-lain sebanyak 112 kasus. Sedangkan jenis pelanggaran untuk roda empat atau lebih yakni tidak menggunakan sabuk pengaman sebanyak 15 kasus dan lain-lain sebanyak 50 kasus,” jelas Sormin.

Lanjut Sormin, untuk barang bukti yang disita, SIM sebanyak 138 lembar, STNK sebanyak 192 lembar dan kendaraan sebanyak 37 unit. Sedangkan profesi pelaku pelanggaran, PNS sebanyak 8 orang, karyawan swasta sebanyak 211 orang, pelajar 78 orang, supir sebanyak 68 orang dan profesi lainnya sebanyak 2 orang.

“Kecelakaan lalu lintas pada saat pelaksaan Operasi Zebra Toba tahun 2018 adalah 1 kasus, dengan korban luka berat sebanyak 1 orang dan luka ringan sebanyak 1 orang. Kerugian materil sebanyak Rp 1 juta dan barang bukti yang disita dalam kecelakaan lalu lintas, SIM sebanyak 1 lembar, STNK sebanyak 1 lembar dan kendaraan sebanyak 1 unit,” terangnya. (Freddy A Pardosi)