Berusaha Melarikan Diri, Kaki Pelaku Curanmor “Dihadiahi Timah Panas”

Berusaha Melarikan Diri, Kaki Pelaku Curanmor “Dihadiahi Timah Panas”

28/11/2018 0 By Redaktur 3

SIBOLGA | Personil Satreskrim Polres Sibolga berhasil meringkus 3 komplotan pelaku curanmor, 2 diantaranya “dihadiahi timah panas” oleh petugas di bagian kaki, karena saat dilakukan penangkapan kedua pelaku curanmor berusaha melarikan diri.

Ketiga kompoltan pelaku curanmor adalah J alias N (20), pekerjaan tidak ada, warga Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sarudik, Kabupaten Tapteng. RSZ alias R (28), pekerjaan nelayan, warga Jalan SM.Raja Gang Kenanga, Kelurahan Aek Parombunan, Kota Sibolga. Dan AHL alias H (41), pekerjaan buruh bangunan, warga Jalan SM Raja Gang Kenanga, Kota Sibolga.

Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hatorangan Hariandja melalui Kasubag Humas Polres Sibolga Iptu R Sormin, Rabu (28/11/2018) menjelaskan bahwa pada Sabtu (17/11/2018) sekitar pukul 02.55 WIB, korban M Akhiruddin (36), pekerjan wiraswasta, warga Jalan Merpati No.9, Kelurahan Aek Manis, Kota Sibolga pulang dari pajak ikan dan memarkirkan sepeda motor (septor) di garasi di jalan Merpati Kota Sibolga. Dan sekitar pukul 03.55 WIB korban hendak keluar dari rumah dan melihat septor yang diparkir sudah tidak ada lagi. Setelah dicari-cari, korban tidak menemukan septornya sehingga korban dirugikan Rp 15.700.000 dan melapor ke kantor Polres Sibolga pada Sabtu (17/11/2018) sekitar pukul 10.00 WIB.

“Sebelum laporan resmi diterima, Kasat Reskrim AKP F. Ompusunggu SH, MHum memerintahkan unit opsnal untuk melakukan penyelidikan dan pendalaman atas kasus tersebut. Dan pada Sabtu (17/11/2018) sekitar pukul 05.00 WIB, tim Opsnal melihat 2 orang naik septor, namun dengan kehadiran petugas tersebut memperlihatkan hal-hal yang mencurigai. Namun ketika hendak dilakukan penangkapan, keduanya berusaha untuk melarikan diri sehingga petugas memberikan tembakan peringatan sebanyak 3 kali namun tidak diindahkan yang akhirnya petugas melakukan penembakan ke arah kaki sehingga keduanya yang diduga tersangka dapat diamankan,” jelas Sormin.

Ia juga menyampaikan, setelah kedua tersangka diamankan, kemudian mengaku benar telah melakukan curanmor, dan perbuatan tersebut dilakukan karena atas suruhan dari temannya. Kemudian petugas memburu dan mengamankan pelaku dirumahnya dan septor yang diambil disembunyikan dekat sekolah dalam keadaan digembok

“Selanjutnya septor yang diambil serta septor yang dipakai tersangka saat itu dibawa ke Polres Sibolga dan ketiga tersangka telah dilakukan pemeriksaan oleh petugas,” katanya.

Sambung Sormin, ketiga tersangka pelaku curanmor telah ditahan di RTP Polres Sibolga. Tersangka J alias N dan tersangka RSZ alias R diduga melanggar pasal  363 ayat (1) ke-3e dan 4e KUHPidana. Sedangkan tersangka AHL alias H melanggar pasal 363 ayat (1) ke-3e dan 4e KUHPidana, dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun.

“Barang bukti yakni 2 unit septor masing masing adalah honda Beat Pop BB 5473 NN dengan nosin JFS2E107171251 dan norang MH1JFS210GK070286. Dan 1 unit Honda Supra X 125 warna biru yang digunakan sebagai alat melakukan pencurian, 1 utas tali plastik serta 1 buah gembok,” terangnya. (Freddy A Pardosi)