Bawaslu Kota Sibolga dan Satpol PP Tertibkan APK yang Langgar Aturan

Bawaslu Kota Sibolga dan Satpol PP Tertibkan APK yang Langgar Aturan

03/12/2018 0 By Redaktur 2

SIBOLGA, 18.55 WIB

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sibolga menemukan banyak calon legislatif (caleg) yang melanggar peraturan terkait alat peraga kampanye (APK)

Oleh karena itu, Bawaslu bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sibolga melakukan penertiban alat peraga di seluruh wilayah kota Sibola. Penertiban ini dilaksanakan selama 2 hari, Senin (3/12) hingga Selasa (4/12).

“Hari ini kita melakukan penertiban APK di seluruh Tangsel dengan Satpol PP dan Panwascam,” kata komisioner Bawaslu kota Sibolga divisi PHL Darwis Sufrianto Sibarani di kantor Bawaslu kota Sibola, Jalan S. Parman usai melaksanakan penertiban, Senin (3/12).

Darwis pun menegaskan kepada para caleg untuk menaati peraturan PKPU dan Surat Edaran KPU RI.

“Dalam UU, caleg bukan peserta pemilu, caleg adalah bagian dari partai. Oleh karena itu caleg tidak boleh bikin spanduk dan baliho, kecuali kalau sudah berkordinasi dengan kpu dan memberitahukan kepada Bawaslu” ujarnya.

Dalam Pemilu kali ini, Darwis mengatakan para caleg harus kreatif dalam mendulang suara dan tidak hanya berpikir untuk meraup suara menggunakan baliho atau spanduk.

“Tidak harus memasang spanduk dan memasang baliho banyak-banyak, karena sudah dibiayai negara,” ucapnya.

Darwis menambahkan bahwa sebelumnya, Bawaslu telah melakukan kordinasi dengan pihak KPU untuk menanyakan soal penyebaran APK.

“Dan menurut laporan KPU, sampai saat ini tak satupun caleg atau parpol yang telah melakukan kordinasi dengan KPU, apalagi memberitahu kepada Bawaslu. Jadi hari ini kita sudah tertipkan APK yang ada di tempat tempat dan fasilitas umum. Seperti Sekolah, Taman, kantor pemerintahan, dan lain lain. Harapan kami, Para caleg harus berkordinasi dulu dengan KPU dan memberitahukan kepada Bawaslu, agar tidak terjadi pelanggaran dalam pemasanan APK,” tegasnya. (PR)