Personil Kodim 0205/ TK Bantu Evakuasi Korban Longsor di Permandian Air Panas Daun Paris

Personil Kodim 0205/ TK Bantu Evakuasi Korban Longsor di Permandian Air Panas Daun Paris

03/12/2018 0 By Redaktur 3

KARO | Komandan Kodim (Dandim) 0205/Tanah Karo, Letkol Inf Taufik Rizal SE bersama Bupati Terkelin Brahmana ikut terjun langsung membantu proses evakuasi korban longsor di lokasi wisata pemandian air panas Daun Paris, Desa Doulu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Minggu (2/12/2018).

Tujuh orang dilaporkan meninggal dunia, dan tujuh lainnya menderita luka-luka. Seluruh korban merupakan mahasiswa dari Universitas Prima Medan yang sedang menginap dalam rangkaian kegiatan wisata dan temu muka dengan muda-mudi Kabupaten Karo.

Peristiwa yang terjadi padi tadi sekitar pukul 06.00 WIB ini berawal dari rubuhnya tembok penahan tanah sepanjang 8 meter yang kemudian menimpa gubuk yang ada di pinggir pemandian air panas Daun Paris, Desa Doulu, Kecamatan Simpang Empat, yang berada dalam wilayah Koramil 04/Simpang Empat, Kodim 0205/Tanah Karo.

Rubuhnya tembok penahan tanah itu akibat curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di sekitar lokasi.

Longsoran tanah akhirnya menimpa pondok wisata yang ada di pinggir pemandian air panas Daun Paris. Naaas, saat peristiwa terjadi, sejumlah mahasiswa Universitas Prima Medan tengah menginap di dalam pondok, dalam rangkaian kegiatan wisata dan temu muka dengan muda-mudi Kabupaten Karo.

Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal SE di lokasi longsor mengatakan sampai kini, para korban diketahui tengah dievakuasi ke RS Amanda Berastagi, dan RS Efarina Kabanjahe. Selain itu, pihak keamanan juga telah menutup sementara lokasi pemandian air panas Daun Paris. Sementara TNI tetap di lapangan membantu evakuasi.

“Selain prajurit Kodim 0205/Tanah Karo, proses evakuasi juga dilakukan prajurit dari Yonif 125/Simbisa, anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo, Polres Karo, Dinas Kesehatan Karo, dan warga masyarakat dari sekitar lokasi kejadian,” jelasnya. (Freddy A Pardosi/rel)