Kodim 0210/TU Bantu Evakuasi Korban Longsor di Desa Halado, Tobasa

Kodim 0210/TU Bantu Evakuasi Korban Longsor di Desa Halado, Tobasa

15/12/2018 0 By Redaktur 3

TOBASA | Dengan cepat dan tanggap, Dandim 0210/TU letkol Inf Rico Y Siagian mengerahkan personil Koramil 13/Porsea, Koramil 12/Lumban Julu serta personil 14/Silaen sebanyak 50 (lima puluh) personil untuk melakukan pencarian korban di tanah longsor di Desa Halado, Kecamatan, Pintu  Pohan Meranti, Kabupaten Tobasa, Kamis (13/12/2018). Kemudian  setelah koordinasi dengan PT Inalum langsung menurunkan 1 unit alat berat berupa Excapator dan Doser untuk mencari korban yang tertimbun tanah.

“Kami turut prihatin dan turut berbela sungkawa kepada keluarga yang terkena musibah tanah longsor, apa yang kami lakukan ini sebagai wujud manunggal dengan rakyat untuk turut serta membantu mengatasi kesulitan warga khususnya yang sedang tertimpa bencana alam longsor,” kata Dandim Letkol Siagian.

Informasi yang diperoleh, bencana tanah longsor terjadi di Desa Halado, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kamis (13/12/2018), sekitar pukul 00.00 WIB. Akibat bencana tanah longsor tersebut, 3 rumah tertimbun tanah dengan 12 orang korban. Sebanyak 4 orang korban sudah ditemukan yakni 2 meninggal dunia dan 2 orang luka berat, sedangkan 8 orang korban lainnya belum ditemukan.

Nama-nama 2 korban luka berat adalah Jelly Marpaung, (Laki-laki), umur 12 tahun, dan Alpen Marpaung, (Laki laki), umur 5 tahun.

Kemudian, nama-nama 2 korban meninggal dunia yakni Nia Marpaung, (Perempuan), umur 14 tahun, dan Rosdiana Nainggolan, (Perempuan) umur 35 tahun.

Untuk nama-nama 8 Korban yang belum  ditemukan yakni Sultan Marpaung, (Laki-laki), umur 37 tahun, Kasmer Marpaung, (Laki-laki), umur 39 tahun, Ambrin  Tambunan, Laki-laki), umur 13 tahun, Serli Tambunan, (Perempuan), umur 19 tahun, Ahmadi Tambunan, (Laki-laki), umur 23 tahun, Bantu Tambunan, (Laki-laki), umur 70 tahun. Nurcahaya br Marpaung, (Perempuan), umur 40 tahun, dan Jones Tambunan, (Laki-laki), umur 45 tahun. (Freddy A Pardosi/rel)