Proyek Pembangunan Drainase di Kelurahan P.O Manduamas Diduga Dikerjakan Asal Jadi

Proyek Pembangunan Drainase di Kelurahan P.O Manduamas Diduga Dikerjakan Asal Jadi

19/12/2018 0 By Redaktur 2
MANDUAMAS  l  Proyek Pembangunan Saluran Drainase di kelurahan PO Manduamas, Kecamatan Manduamas,  Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), menuai protes tajam dari kalangan masyarakat setempat, karna kuat dugaan, pembangunan saluran drainase dinilai dikerjakan asal jadi oleh pihak rekanan kontraktor.
Pasalnya, pembangunan saluran drainase tidak dilakukan penggalian parit dan juga pembongkaran dinding semen lama yang menempel di sekitar saluran parit, sehingga bangunan tersebut dianggap bangunan yang tidak berkualitas,” Hal itu Dikatakan, Tokoh Kepemudaan Kelurahan PO.Manduamas, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Boike Tinambunan (47), Kepada RAKYAT, Sabtu, (8/12/2018) kemarin dikelurahan PO.Manduamas.
Dikatakan, jika pembangunan saluran drainase tanpa dilakukan penggalian dan juga pembongkaran dinding semen bangunan lama, tentunya pembangunan itu hanya posisi menempel saja, bukan untuk memperbaiki, karna semen lama yang sudah rontok / lapuk ditimpa dengan semen yang baru, otomatis semen baru pasti tidak akan sinkron atau berpaduan dengan semen yang lama.
“Banyak warga yang menyaksikan saat mereka mengerjakan saluran drainase, bahwa bangunan itu sangat sembraut dan kuat dugaan, pihak rekanan kontraktor dinilai tidak fokus dengan kualitas bangunan, karna  bangunan saluran drainase diduga hanya dipoles-poles saja, untuk fokus berapa jumlah keuntungan dari proyek yang dikerjakan saat ini,”Pungkasnya.
Selain itu, lanjutnya, tanpa dilakukan pembongkaran dan penggalian pondasi, dan melanjutkan pekerjaan lama, dinilai kualitas bangunan itu tidak akan bertahan lama, hanya bangunan sesaat saja, awalnya tetlihat mulus, namun beberapa bulan kemudian sudah rusak, ini namanya bukan memperbaiki hanya “menghambur-hamburkan” keuangan negara dan dampaknya masyarakat setempat yang merasakan, sehingga anggaran itu tidak tepat sasaran dan terkesan mubazir,”Ujarnya.
Hal demikian juga disampaikan, Rinto Nainggolan(35), merupakan warga kelurahan PO.Manduamas, kecamatan manduamas menjelaskan, pembangunan saluran drainase, yang saat ini dikerjakan di kelurahan PO.Manduamas, diduga proyek “Siluman” yang tidak menempelkan papan informasi berapa jumlah anggaran fisik kegiatan dan siapa rekanan kontraktornya.
Dikatakan, beberapa proyek yang kita lihat, selalu menempelkan papan informasi (Plank) dilokasi kegiatan, namun pembangunan saluran drainase di kelurahan PO.Manduamas tidak menempelkan papan informasi, kenapa bisa begitu,”Cetusnya heran.
Lanjutnya, warga merasa heran,  begitu ada kegiatan pembangunan saluran drainase di daerah ini, tidak menempelkan papan indormasi, seakan-akan warga berasumsi proyek tersebut merupakan proyek siluman yang tidak jelas sumber dananya.
“Setiap musim penghujan tiba, kelurahan PO.Manduamas selalu dilanda banjir, dan selalu berlangganan dengan banjir, justru itulah keluhan masyarakat disekitar daerah ini membutuhkan bantuan untuk penanganan banjir membuka saluran parit dan membangun drainase, sehingga debit air tidak lagi tumpah ke rumah penduduk langsung ke sungai yang ada di kelurahan PO.Manduamas.
untuk itu, lanjutnya, kami warga sekitar berharap agar pihak rekanan kontraktor mempertahankan kualitas bangunan, agar bangunan itu nantinya bisa dinikmati warga dalam jangka panjang.
“Kami berharap rekanan kontraktor pembangunan saluran draniase di kelurahan PO.Manduamas mempertahankan kualitas bangunan, karna warga setempat tidak ingin kualitas asal jadi, rekanan kontraktor yang tidak bertanggungjawab. (Johannes Sigalingging)