Sedang Tulis Nomor Pasangan di Warung,  Jurtul Diringkus Polisi

Sedang Tulis Nomor Pasangan di Warung, Jurtul Diringkus Polisi

19/12/2018 0 By Redaktur 3

SIBOLGA | Penulis atau juru tulis (jurtul)  judi togel dan kim berinisial F alias F (35), wiraswasta, berhasil diringkus Satreskrim Polres Sibolga saat sedang menulis nomor pasangan di dalam sebuah warung, Jalan Santeong, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kota Sibolga serta menyita barang bukti, Senin (10/12/2018) lalu, sekitar pukul 21.45 WIB.

Kapolres Sibolga AKBP Edwin H Hariandja melalui Kasubag Humas Polres Sibolga Iptu Ramadhan Sormin, Kamis (13/12/2018) menjelaskan, Sat Reskrim Polres Sibolga mendapatkan informasi bahwa ada perjudian di Jalan Santeong, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kota Sibolga.

“Menerima informasi tersebut, Kasat Reskrim AKP D. Ompusunggu memerintahkan Unit Opsnal untuk melakukan penyelidikan dan pendalaman informasi tersebut. Pada pukul 21.30 WIB, unit Opsnal mengamankan 2 orang dari sebuah warung di jalan Santeong, Kelurahan Pancuran Gerobak Sibolga serta menyita barang bukti,” terangnya.

Lanjut Ramadhan Sormin, setelah dilakukan pemeriksaan tersangka mengaku berinisial F alias F (35), wiraswasta, warga Jalan Santeong, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kota Sibolga.

“Tersangka F alias F belum pernah dihukum dan telah berumah tangga. Tersangka ditangkap pada Senin (10/12/2018) sekitar pukul 21.45 WIB di dalam warung sedang menulis nomor pasangan di Jalan Santeong, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kota Sibolga,” katanya.

Ia juga menyampaikan, permainan judi yang dilakukan togel dan kim, serta telah berlangsung 7 bulan dengan omzet berkisar Rp 600.000 dan imbalan yang diterima 10%.

“Caranya, pemasang dapat langsung maupun via sms untuk memesan nomor pasangan. Untuk nomor pasangan yang secara langsung, tersangka menerima uang dan bila via sms uang pasangan diberikan esok harinya,” jelasnya.

Sambung Ramadhan Sormin, yang menjadi bandar, identitasnya telah dikantongi dan nomor pasangan tersangka yang mengirim pada bandar.

“Untuk uang pasangan, perhitungan dilakukan hari Selasa dan Jum’at dan uangnya langsung dijemput bandar dan kadang-kadang orang yang menjadi suruhan bandar yang menjemput uangnya,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan, bila ada pasangan yang tepat (yang kena) dan uang untuk membayar hadiah tidak cukup, tersangka menghubungi bandar dan uangnya kadang diantar langsung dan kadang diantarkan oleh orang atas suruhan bandar.

“Tersangka ditahan di RTP Polres Sibolga, diduga melanggar pasal 303 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Barang bukti yakni 3 lembar potongan kertas karton berisikan nomor pasangan dan uang Rp 15.000,” katanya. (Freddy A Pardosi)