Usai Pesan Nomor Pasangan di Warung, Oknum Buruh Harian Lepas Dibekuk Polisi

Usai Pesan Nomor Pasangan di Warung, Oknum Buruh Harian Lepas Dibekuk Polisi

19/12/2018 0 By Redaktur 3

SIBOLGA | Usai memesan nomor pasangan, KTH alias A alias G (53), Buruh Harian Lepas (BHL), dibekuk Sat Reskrim Polres Sibolga di dalam warung, Jalan Santeong, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kota Sibolga, Senin (10/12/2018) sekitar pukul 21.45 WIB.

Kapolres Sibolga AKBP Edwin H Hariandja melalui Kasubag Humas Polres Sibolga IptuRamadhan Sormin, Kamis (13/12/2018) menjelaskan, pada Senin (10/12/2018) sekitar pukul 21.30 WIB Sat Reskrim Polres Sibolga mendapatkan informasi bahwa ada perjudian di Jalan Santeong, Kelurahan Panc.Gerobak Sibolga. Menerima informasi tersebut, Kasat Reskrim AKP D. Ompusunggu memerintahkan Unit Opsnal untuk melakukan penyelidikan dan pendalaman info tersebut.

“Pada Pukul 21.30 WIB, unit Opsnal mengamankan 2 orang dari sebuah warung di Jalan Santeong, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kota Sibolga serta menyita barang bukti,” katanya.

Sambung Ramadhan Sormin, setelah dilakukan pemeriksaan tersangka mengaku berinisial KTH alias A alias G (53), Buruh Harian Lepas (BHL), warga Jalan Santeong, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kota Sibolga.

“Tersangka KTH alias A alias G belum pernah dihukum dan telah berumahtangga. Tersangka ditangkap pada Senin (10/12) sekitar pukul 21.45 WIB di dalam warung sedang melihat lihat daftar nomor pasangan yang telah keluar, setelah memesan nomor pasangan di Jalan Santeong, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kota Sibolga,” terangnya.

Masih disampaikan Ramadhan Sormin, permainan judi yang dilakukan tersangka KTH alias A alias G adalah togel dan kim dan berlangsung sudah 2 bulan. Caranya, tersangka memasang langsung kepada F alias F. Apabila nomor pasangan tidak keluar (kalah) baru uang diberikan kepada F alias F. Dan tersangka tidak mengetahui yang menjadi bandar dalam perjudian yang dilakukan tersangka.

“Bila ada pasangan tersangka tepat, maka uang yang menjadi hadiah diberikan oleh tersangka F alias F. Maksud tersangka memasang judi untuk mengharapkan kemenangan,” katanya.

Lanjut Ramadhan Sormin, tersangka KTH alias A alias G telah ditahan di RTP Polres Sibolga, diduga melanggar pasal 303 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

“Barang bukti yakni 1 buah hp merk Nokia warna hitam, uang Rp 124.000 dan 3 lembar kertas prediksi nomor keluar,” jelasnya. (Freddy A Pardosi)