Lembaga Sosial Sekata Laksanakan Temu Penguatan Anak dan Keluarga Sekaligus Sosialisasi Program Tabungan Sosial Anak

Lembaga Sosial Sekata Laksanakan Temu Penguatan Anak dan Keluarga Sekaligus Sosialisasi Program Tabungan Sosial Anak

27/12/2018 0 By Redaktur 2
PANDAN | Lembaga Sosial Sekata Kabupaten Tapanuli Tengah melaksanakan Temu Penguatan Anak dan Keluarga (Tepak) Sekaligus Sosialisasi Program Tabungan Sosial Anak (Tasa), Kamis (27/12) di kantor lembaga sosial Sekata, Jalan Oswald Siahaan Pandan.

Ketua Lembaga Sosial Sekata Tapteng Samahati Lase mengatakan, Tepak ini merupakan progam kementerian Sosial terkait dengan penyaluran bantuan dana nutrisi bagi LKSA yang menyelenggarakan santunan bagi anak luar asranma panti. Tahun ini Lembaga Sosial Sekata mendapat jatah untuk 60 anak.

Tepak ini diisi penguatan oleh pengasuh dan pengurus Leembaga Sosial Sekata. Samahati Lase sebagai ketua menyampaikan penting pemenuhan hak-ahak anak. Selain hak untuk mendapat makan, sandang, papan, pendidikan, dan kesehatan, anak juga sangat membutuhkan kasih sayang dan rasa aman.  Ceramah dialogis tersebut berjalan sukses dengan antusiasnya peserta tepak untuk mengikuti kegiatan ini.

Ustad Mizan Waruwu memberikan motivasi kepada anak dan orang tua akan pentingnya ilmu. Dia menyampaikan bahwa ilmu merupakan warisan yang paling berharga. Keluarga harus bertanggung jawab proses pendidikan anak untuk mendapatkan ilmu. Sehingga diharapkan orang tua selaklu menanyakan dan memperhatikan perkembangan sekolah anak-anaknya.

Tepak ini juga dihadiri oleh petugas dari Kesehatan, yakni Bidan Devi AMKes. Dia menyampaikan berbagai kendala bagi anak jalanan untuk memenuhi kebutuhannya dalam kesehatan, termasuk perolehan makananan dan gizi yang seimbang.

Turut hadis pada acara itu peksos yaitu Nurhalimah Sarumpaet dan Suci Wulandari. 60 anak peserta Tepak ini mendapat bantuan nutrisi yang telah disiapkan oleh pengurus. Selain itu juga mendapat alat tulis, transport, dan  konsumsi.

Selain itu, Lembaga Sosial Sekata juga melaksanakan soaialisasi Program Tabungan Sosial Anak (Tasa). Tasa merupakan pengembangan dari produk tabungan sebelumnya yaitu Simpanan Pelajar yang diinisiasi oleh OJK. Produk Simpanan Pelajar yang diperuntukkan bagi siswa mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sederajat yang diterbitkan secara bersama oleh bank-bank di Indonesia. TASA akan didesain seperti Simpanan Pelajar yang diterbitkan dengan persyaratan mudah dan sederhana serta fitur yang menarik, sehingga dapat mendukung program edukasi dan inklusi keuangan untuk mendorong budaya menabung sejak dini.

“Mereka merupakan anak di bawah 18 tahun yang menjadi target dalam Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA). Target PKSA sendiri adalah anak-anak terlantar, anak jalanan, anak yang berhadapan dengan hukum, anak penyandang disabilitas, serta anak-anak yang membutuhkan perlindungan khusus,” ujar Samahati kepada RAKYAT.

Dia menjelaskan, bantuan yang diberikan negara dalam bentuk tabungan ini diberikan kepada anak. Dana tersebut berasal dari anggaran Kemensos.

“Mereka diharapkan memiliki kebiasaan menabung (program TASA) untuk memberikan stimulan kepada keluarganya bahwa anak-anak ini dipersiapkan untuk pendidikannya, kesehatan, dan kegiatannya untuk tumbuh dan berkembang,” kata Samahati.(Petrus Gulö)