Polres Tapteng Bekuk WT alias JP Oknum Nelayan bersama 133 Bungkus Ganja

Polres Tapteng Bekuk WT alias JP Oknum Nelayan bersama 133 Bungkus Ganja

31/12/2018 0 By Redaktur 3

PANDAN | Kepolisian Sektor (Polsek) Pandan Polres Tapteng berhasil tahan oknum nelayan WT alias JP (38) warga Hajoran karena memiliki Ganja, Jumat (21/12/2018) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Sukamat SH melalui Paur Humas Iptu R Sipahutar menuturkan bahwa pelaku berinisal WT alias JP, (38), pekerjaan nelayan, gang Bugis, Lingkungan III, Kelurahan Hajoran Indah,  Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah telah kita amankan bersama barang buktinya

“Pada hari Jumat (21/12/2018) sekitar pukul 11.30 WIB di gang Bugis Hajoran Pandan Pandan, Tapteng, Pelopor mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada seorang laki-laki sedang membawa Narkoba jenis tanaman (ganja) di gang Bugis, tepatnya di depan kedai milik boru Pulungan,” paparnya.

Selanjutnya, Kapolsek bersama kanit intel dan 3 orang anggota menuju gang Bugis Lingkungan III Kelurahan Hajoran Indah,  Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapteng, tepatnya di depan kedai milik boru Pulungan dan menemukan seorang laki-laki berinisial WT alias JP menunggu pembeli daun ganja kering yang sebelumnya WT alias JIPA telah menyembunyikan daun ganja kering yang telah di bungkus dengan kertas warna coklat dalam bungkus rokok gudang garam merah di selipkan di kaki meja yang berlobang yang selanjutnya oleh pelapor menyuruh mengambil bungkus rokok gudang garam tersebut.

“Kemudian tersangka dan barang bukti diamankan dilakukan pengembangan ke rumah tersangka yang berada gang Bugis, Lingkungan III, Kelurahan Hajoran Indah, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapteng, ditemukan kembali daun ganja kering yang telah dibungkus dengan kertas warna coklat di buat didalam plastik dan dimasukan di potongan kain celana LIE warna biru yang kemudian tersangka dan barang bukti di amankan ke polsek pandan guna proses selanjutnya,” tegasnya.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa 133 bungkusan/ampul dengan menggunakan kertas warna coklat yang didalamnya terdapat ganja kering siap edar dengan perincian 5 ampul ganja kering yang dibungkus dengan kertas warna coklat di dalam rokok gudang garam merah dan 128 ampul ganja kering yang telah di bungkus dengan kertas warna coklat dibuat di dalam plastik dan dimasukan di potongan kain celana jeans lie warna biru. Kemudian uang tunai hasil penjualan narkoba jenis Ganja Rp. 925.000 dengan rincian Rp. 100.000 sebanyak 2 lembar, Rp. 50.000 sebanyak 9 lembar, Rp. 20.000 sebanyak 11 lembar, Rp. 10.000 sebanyak 5 lembar dan Rp. 5000 sebanyak 1 lembar. (Petrus Gulo)