Diduga Aniaya Petugas Jaga Malam di Pasar Ikan, Pria Pengangguran Dibekuk Polisi

Diduga Aniaya Petugas Jaga Malam di Pasar Ikan, Pria Pengangguran Dibekuk Polisi

07/01/2019 0 By Redaktur 3

SIBOLGA | Usai menenggak minuman keras, JS alias J (30), pekerjaan tidak ada, diduga melakukan penganiayaan terhadap Dolok Hamdan Simanullang, (37), petugas jaga malam di Pasar Ikan, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kota Sibolga, pada Rabu (7/11/2018) lalu, sekitar pukul 14. 30. WIB.  Kemudian tersangka JS alias J, diduga pelaku penganiayaan berhasil dibekuk di Jalan R.Suprapto, Kota Sibolga, Minggu (30/12/2018) lalu.

Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hatorangan Hariandja melalui Kassubag Humas Polres Sibolga Iptu Ramadhan Sormin, Minggu (6/1/2019) menjelaskan bahwa pada Rabu, tanggal 7 November 2018 sekitar pukul 14.30 WIB, korban Dolok Hamdan Simanullang, warga Jalan Jenderal Sudirman No.137 Kelurahan Aek Parombunan, Kota Sibolga melaporkan telah terjadi penganiayaan terhadap dirinya, ke Polsek Sibolga Selatan

“Korban Dolok Hamdan Simanullang melaporkan, bahwa pada hari Rabu, tanggal 7 November 2018 sekitar pukul 03.00 WIB, telah terjadi penganiayaan terhadap dirinya, ketika menjaga Pasar Ikan, di Jalan KH Ahmad Dahlan Kota Sibolga sehingga mengakibatkan luka-luka. Selanjutnya Kapolsek Sibolga Selatan Iptu Prio AP memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Mega Putra untuk melakukan penyelidikan dan mengumpul bukti-bukti kasus tersebut.

Ia juga menyampaikan, pada hari Minggu, tanggal 30 Desember 2018, tersangka JS alias J diamankan di Jalan R.Suprapto Kota Sibolga dan setelah dilakukan pemeriksaan tersangka mengaku berinisial JS alias J (30), pekerjaan tidak ada, warga Jalan Balam No.4, Kelurahan Aek Manis, Kota Sibolga.

“Tersangka pernah dihukum pada tahun 2013 dalam kasus penganiayaan dan dihukum selama 10 bulan di Lapas Tukka. Penganiayaan dilakukan tersangka pada hari Rabu, tanggal 7 November 2018 sekitar pukul 03.00 WIB, di Pasar Ikan, Jalan KH Ahmad Dahlan Kota Sibolga. Penganiayaan dilakukan tersangka terhadap diri Dolok Hamdan Simanullang dengan cara memukulkan tongkat T yang sebelumnya dipegang oleh korban,” jelas Ramadhan Sormin.

Ramadhan Sormin juga menyampaikan, tersangka JS alias J memukulkan tongkat T ke tubuh korban lebih dari 1 kali. Tersangka mengenal korban dan benar telah memiliki perselisihan sebelumnya.

“Tersangka ditahan di RTP Polsek Sibolga Selatan, diduga melanggar pasal 351 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan. Barang bukti yakni 1 buah tongkat T warna hitam,” terangnya. (Freddy A Pardosi/rel)