Congkel Pintu Rumah, Pencuri 3 Unit Hp dan Uang Tunai Rp 1 Juta Diringkus Polisi

Congkel Pintu Rumah, Pencuri 3 Unit Hp dan Uang Tunai Rp 1 Juta Diringkus Polisi

08/01/2019 0 By Redaktur 3

SIBOLGA | ADT alias D (25), seorang buruh, warga jalan Gambolo No.235, Kelurahan Pancuran Pinang, Kota Sibolga, diduga pelaku pencurian 3 unit hp dan uang tunai sebesar Rp 1 juta pada salah satu rumah warga di Jalan Kakap No. 81, Kelurahan Pancuran Pinang berhasil diringkus pihak kepolisian.

Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hatorangan Hariandja melalui Kassubag Humas Polres Sibolga Iptu Ramadhan Sormin, Senin (7/1/2019) menjelaskan bahwa pada hari Minggu, tanggal 16 Desember 2018 sekitar pukul 13.00 WIB, M Ridwan, (36), wiraswasta, warga Jalan Kakap No. 81, Kelurahan Pancuran Pinang, Kota Sibolga melapor ke Polsek Sibolga Sambas, terkait rumahnya telah kemasukan maling dan kehilangan 3 unit hp serta uang Rp 1.000.000, sehingga dirugikan sekitar Rp 4.700.000.

“Setelah menerima laporan tersebut, Kapolsek Sibolga Sambas Iptu K Butarbutar memerintahkan unit Reskrim untuk melakukan penyelidikan dan olah TKP. Sehingga pada hari Jum’at, tanggal 21 Desember 2018 sekitar pukul 22.00 WIB diamankan seorang laki-laki saat berjalan dengan teman wanitanya di Jalan Gambolo, Kota Sibolga. Setelah dilakukan pemeriksaan tersangka berinisial ADT alias D (25), buruh, warga jalan Gambolo No.235, Kelurahan Pancuran Pinang, Kota Sibolga,” jelas Ramadhan Sormin.

Sambung Sormin, tersangka ADT alias D pernh dihukum ditahun 2016 dalam kasus pencurian dan dihukum selama 3 tahun di Lapas Tukka dan dijalani selama 1 tahun 8 bulan dan belum berumah tangga.

“Pencurian dilakukan tersangka pada hari Minggu, tanggal 16 Desember 2018 sekitar pukul 22.00 WIB, di Jalan Kakap No. 81, Kelurahan Pancuran Pinang dan dilakukan bersama identitas telah dikantongi. Pencurian dilakukan dengan menggunakan alat berupa gunting kecil dengan cara mencongkel pintu rumah,” katanya.

Ia juga menyampaikan, barang yang diambil berupa hp sebanyak 3 unit masing-masing merk Xiaomi Redmi Note 5 warna hitam, merk Sony Z3 warna merah, merk Samsung Champ warna putih dan uang Rp 1.000.000.

“Dan barang yang diambil tersangka ADT alias D adalah 1 unit hp merk Xiaomi Redmi Note 5 dan uang Rp 1.000.000 sedangkan 2 hp lainnya diambil oleh teman tersangka. Barang yang diambil hp merk Xiaomi Redmi Note 5 dijual kepada seseorag yang identitas telah dikantongi, dengan harga Rp 800.000 dan hasil pencurian, tersangka menerima uang Rp 900.000 dan 1 unit hp Samsung Champ warna putih digadaikan tersangka kepada sesorang yang identitas telah dikantongi dengan harga Rp 50.000 dan uang yang ada pada tersangka telah habis digunakan untuk biaya hidup dan membeli rokok serta membeli jaket dan celana pendek,” terangnya.

Lanjut Ramadhan Sormin, kronologisnya adalah pada Sabtu, tanggal 15 Desember 2018 sekitar pukul 23.00 WIB tersangka ADT alias D bertemu dgn temannya disimpang empat jalan Peralihan dan Jalan Gambolo, Kota Sibolga dan temannya mengatakan “Sudah mau tahun baru, nggak ada ongkosku pulang, ayolah kita cari job”.

“Dan selanjutnya tersangka ADT alias D meminjam gunting kecil dari sebuah warung dan kemudian berkeliling jalan kaki untuk mencari sasaran dan di Jalan Kakap melihat rumah cat biru, kemudian teman tersangka ADT alias D mengatakan “Rumah ini saja yang kita kerjakan” sehingga kedua tersangka mendatangi rumah tersebut,” ucapnya.

Masih disampaikan Ramdhan Sormin, tersangka ADT alias D membuka engsel rumah dengan menggunakan gunting kecil. Setelah pintu rumah dapat dibuka tersangka ADT alias D masuk ke dalam kamar tidur dan melihat sipemilik rumah dalam keadaan tertidur dan tersangka melihat 1 unit hp di rak baju kemudian diambil. Dan juga melihat celana pendek kemudian tersangka ADT alias D merogoh dan menemukan uang sebanyak Rp 1.000.000 dan diambil.

“Kemudian tersangka ADT alias D keluar dari dalam kamar tidur dan melihat temannya berjalan dari arah dapur dengan membawa 2 unit hp dan mendengar dari Mesjid telah berkumandang pengajian sehingga kedua tersangka keluar dari rumah ke arah Jalan Gambolo, Kota Sibolga. Selanjutnya tersangka meninggalkan temannya untuk menjual hp yang diambil tersangka, ke jalan SM Raja Gang Kenanga dan hp dijual dengan harga Rp 800.000,” katanya.

Selanjutnya, masih disampaikan Ramdhan Sormin, tersangka ADT alias D menuju Jalan Gambolo dan kemudian uang yang diambil serta hasil penjualan hp dibagi dan tersangka ADT alias D menerima uang sebanyak Rp 900.000 dan pukul 11.30 WIB, kedua tersangka bubar dan tersangka ADT alias D menerima 1 unit hp yg diambil temannya berupa hp Samsung Champ warna putih dan pukul 15.00 WIB hp tersebut digadaikan tersangka ADT alias D seharga Rp 50 000. Dan uang tersebut digunakan tersangka untuk biaya hidup, beli rokok dan membeli jaket serta celana pendek

“Dan pada hari Jum’at, tanggal 21 Desember 2018 sekitar pukul 22.00 WIB saat tersangka ADT alias D berjalan dengan teman wanitanya hendak menuju rumah di Jalan Gambolo ditangkap oleh pihak yang berwajib,” ucapnya.

Lanjut Sormin, tersangka ADT alias D ditahan di RTP Polsek Sibolga Sambas, diduga melanggar pasal 363 ke 3e 4e 5e KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun.

“Barang bukti yang diamankan adalah 1 buah kotak hp merk Xiaomi Redmi Note 5, 1 unit hp merk Xiaomi Redmi Note 5 warna hitam, 1 unit hp merk Samsung Champ warna putih, 1 buah gunting kecil gagang warna hitam hijau, 1 buah jaket merk Macmilan warna merah dan 1buah celana pendek merk Mr Eight,” terangnya. (Freddy A Pardosi/rel).