Mertua Kena Bogem Menantu Lerai Pertengkaran Anak dan Menantu

Mertua Kena Bogem Menantu Lerai Pertengkaran Anak dan Menantu

08/01/2019 0 By Redaktur 3

SIBOLGA | Binner Sihotang menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan tersangka RS (menantunya), saat melerai pertengkaran antara isteri tersangka RS (anak kandung korban) dengan RS di dalam rumah, Jalan Oswald Siahaan, Kelurahan Sibolga Ilir, Kota Sibolga. Kemudian, korban melaporkan tersangka RS ke Polres Sibolga, sehingga tersangka RS diamankan pihak kepolisian.

Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hatorangan Hariandja melalui Kassubag Humas Polres Sibolga Iptu Ramadhan Sormin, Senin (7/1/2019) menjelaskan bahwa pada hari Sabtu, tanggal 29 Desember 2018 lalu sekitar pukul 02.15 WIB, korban Binner Sihotang (80), Pensiunan, warga Desa Sipagabu, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbahas telah melapor ke Polres Sibolga terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka RS (menantunya) pada hari Sabtu, tanggal 29 Desember 2018 sekitar pukul 02.00 WIB di dalam rumah, Jalan Oswald Siahaan, Kelurahan Sibolga Ilir, Kota Sibolga.

“Dan hal tersebut terjadi karena korban melerai pertengkaran antara tersangka RS (menantunya) dengan isterinya yang merupakan anak kandung korban. Setelah menerima laporan tersebut Kasat Reskrim AKP D.Ompusunggu memerintahkan unit Opsnal untuk mengamankan tersangka,’ jelas Ramadhan Sormin.

Sambung Ramadhan Sormin, setelah dilakukan pemeriksaan tersangka mengaku berinisial RS (40), wiraswasta, warga Jalan Oswal Siahaan No. 89, Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga. Tersangka RS belum pernah dihukum dan telah berumah tangga serta memiliki anak 2.

“Penganiayaan dilakukan tersangka RS pada hari Sabtu, tanggal 29 Desember 2018 sekitar pukul 02.00 WIB di dalam rumah tersangka dan dilakukan terhadap Binner Sihotang. Penganiayaan dilakukan dengan cara meninju Binner Sihotang menggunakan tangan pada bahagian muka dan kepala serta dilakukan lebih dari 1 kali. Dan tersangka diamankan pihak kepolisian pada hari Sabtu, tanggal 29 Desember 2018 sekitar pukul 03.00 WIB ketika tidur di warung depan rumah tersangka,” katanya.

Masih disampaikan Ramadhan Sormin, kronologis kejadiannya adalah pada hari Sabtu, tanggal 29 Desember 2018 sekitar pukul 02.00 WIB usai tersangka RS minum tuak, tersangka pulang kerumahnya. Dan dirumah, tersangka RS mencari sesuatu yang tidak diingat tersangka disimpan, sehingga tersangka memanggil isterinya. Kemudian isteri tsk mengatakan, “Apa yang kau cari, kasih tau sama aku” kemudian tersangka dari dapur mendatangi isterinya dan menampar muka isterinya dengan menggunakan tangan kanan sehingga mertua tersangka bangun dan mengatakan, “Kenapa kalian ribut” mendengar itu tersangka emosi dan melayangkan tinju kebahagian muka secara berulang-ulang dan setelah puas, tersangka tidur di warung depan rumah tersangka.

“Tersangka RS ditahan di RTP Polres Sibolga, diduga melanggar pasal 351 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman 2,8 tahun,” ucapnya. (Freddy A Pardosi)