Polisi Tembak 2 Orang Sindikat Pencurian ATM

Polisi Tembak 2 Orang Sindikat Pencurian ATM

12/01/2019 0 By Redaktur 3

MEDAN | Petugas Unit Reskrim Polsek Sunggal berhasil meringkus dua tersangka sindikat pencurian Anjungan Tunai Mandiri (ATM) beberapa hari lalu. Hal itu ditegaskan Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi kepada wartawan, Rabu (9/1/2019) pagi.

Diungkapkan Yasir, pengungkapan kasus tersebut berawal dari korban Iyan Suhadi (27) penduduk Jalan Pungguk No20 Kecamatan Medan Sunggal yang melaporkan ke Polsek Sunggal pada Kamis (27/12/2018) lalu.

Dijelaskan Yasir, kedua tersangka masing-masing bernama Taufik Hidayat alias Dayat (31) warga  Jalan Air Bersih Komplek Residen Blok II, Binjai serta Inda Widiyanto Pratama Nasution (31) pengemudi taxi online warga Jalan Seksama Gang Jati Medan.  Keduanya, ditembak oleh petugas polisi di bagian kaki karena mencoba melarikan diri.

Penangkapan kedua tersangka, dipimpin langsung oleh Panit Reskrim Polsek Sunggal, Ipda Jafri Simamora SH.

Selain meringkus tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa topi hitam, 2 unit hp, 2 pisau curter, 1 kotak tusuk gigi, mobil avanza BK 1144 EB, 20 jenis ATM diantaranya BNI, Mandiri, BCA & CIMB Niaga serta buku tabungan a/n CV Karya Sejahtera.

Lebih lanjut diutarakan Yasir, peristiwa berawal  pada Rabu (26/12/2018) sekitar pukul 16.00 WIB. Korban menyuruh adiknya Rezky Mulia (23) untuk mengambil uang di counter ATM di sebelah SPBU di kawasan Jalan Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal Deli Serdang.

Saat kartu ATM dimasukan ke Anjungan, tiba-tiba kartu tersebut macet dan tidak bisa dikeluarkan. Ketika rezky meninggalkan anjungan tersebut, seorang pelaku berinisial R (buron) menghampirinya berdalih ingin memberikan bantuan. Pelaku menyarankan Rezky kembali memasukan ATM tersebut namun sebelumnya sudah ditukar oleh pelaku dengan kartu yang sama jenis dan bahkan pelaku juga sudah mendapatkan nomor PIN ATM tersebut.

Selanjutnya, pelaku R memberikan kartu ATM korban kepada kedua temannya yang langsung menarik uang dari ATM senilai Rp12.799.000. Karena itulah, korban akhirnya membuat Laporan Pengaduan ke Mapolsek Sunggal. Menurut pengakuan kedua tersangka, mereka adalah sindikat pencurian uang melalui ATM dengan modus memberikan bantuan kepada korbannya.

“Kami sudah melakukan aksi itu di beberapa kota, di antaranya Sunggal Deli Serdang, Medan dan Binjai sebanyak 7 kali,” ucap kedua pelaku. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka kini meringkuk di sel Polsek Sunggal. (Winda)