Hingga Penutupan, Sebanyak 152 Pendaftar Calon Relawan Demokrasi di KPU Kota Sibolga

Hingga Penutupan, Sebanyak 152 Pendaftar Calon Relawan Demokrasi di KPU Kota Sibolga

15/01/2019 0 By Redaktur 3

SIBOLGA | Hingga penutupan pendaftaran hari ini Selasa (15/1/2019) pukul 16.30 WIB, ada sebanyak 152 pelamar yang mendaftar menjadi calon relawan demokrasi (relasi) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sibolga.

KPU Kota Sibolga akan melaksanakan seleksi administrasi dan test wawancara pada Rabu dan Kamis (16-17 Januari 2019), di Kantor KPU Kota Sibolga,  Jalan S Parman No. 55 Kota Sibolga.

Sebelumnya, pendaftaran relawan demokrasi (relasi) telah dibuka Kamis (10/1/2019) lalu. KPU Kota Sibolga  hanya akan menerima 55 orang relawan demokrasi,  salah satu tugasnya yaitu, membantu mensosialisasikan pemilu serentak tahun 2019, dan berusaha meningkatkan partisipasi pemilih di Kota Sibolga.

Afwan Nasution SE, Komisioner KPU Kota Sibolga, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan SDM menjelaskan bahwa tujuan utama dari dibentuknya relawan demokrasi (relasi) ini adalah untuk meningkatkan kualitas proses pemilu, meningkatkan Partisipasi Pemilih, yang ketiga meningkatkan kepercayaan Publik terhadap proses demokrasi, dan yang keempat membangkitkan kesukarelaan masyarakat sipil dalam agenda pemilu dan demokrasi.

“Dari berkas yang masuk, tim KPU Kota Sibolga mengecek berkas sesuai dengan persyaratan yang diumumkan KPU Kota Sibolga yaitu, usia minimal 17 tahun, dan pendidikan terakhir Minimal SLTA Sederajat, dan khusus untuk relawan demokrasi yang memilih basis Pemula maka usia maksimal 25 tahun, domisili di Kota Sibolga,” jelas Afwan.

Afwan juga menyampaikan, persyaratan utama dalam menjadi relawan demokrasi bahwa pendaftar non partisan, sekurang-kurangnya 5 tahun terakhir tidak menjadi anggota partai politik, hal ini ditujukan untuk menjaga independensi KPU.

“Dari  berkas pendaftaran yang masuk ke KPU Kota Sibolga, ada sebanyak 152 pendaftar pada 11 basis, dengan rinciannya yakni basis pemilih pemula 33 berkas, basis pemilih perempuan 24 berkas, basis keluarga 19 berkas, basis pemilih muda 19 berkas, basis keagamaan 13 berkas, basis pemilih penyandang disabilitas 12 berkas, basis relawan demokrasi 7 berkas, basis komunitas 12 berkas, basis warga internet 6 berkas, basis pemilih marginal 5 berkas dan basis pemilih berkebutuhan khusus 2 berkas,” terangnya. (Freddy A Pardosi)