2019 Ini, PT. NSHE Perluas Wilayah Pemberian Bantuan Gizi Seimbang

2019 Ini, PT. NSHE Perluas Wilayah Pemberian Bantuan Gizi Seimbang

28/01/2019 0 By Redaktur 3

TAPSEL | Pada tahun 2019 ini, PT. North Sumatera Hydro Energy (NSHE) memperluas wilayah pelaksanaan kegiatan program sosialnya berupa Posyandu, sejak program ini digulirkan tahun 2017 lalu.

Jumlah desa yang menjadi sasaran program sosial perusahaan pengelola pembangunan PLTA Batangtoru di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ini meningkat atau bertambah pada tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya.

Di Kecamatan Sipirok, pada tahun 2017, kegiatan berupa pemberian bantuan gizi seimbang kepada lanjut usia (lansia), ibu hamil (bumil), bayi dibawah tiga tahun (batita) dan bayi dibawah lima tahun (balita) digelar di dua desa. Tahun 2018 jumlahnya bertambah menjadi tiga desa, dan di tahun 2019 ini semakin diperluas menjadi empat desa.

Demikian juga di Kecamatan Marancar, tahun 2017 digelar di tiga desa dan kelurahan. Tahun 2018 meningkat signifikan menjadi enam desa dan kelurahan. Di tahun 2019 ini juga semakin diperluas menjadi sembilan desa penerima manfaat dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tersebut.

Adapun sebelumnya desa sasaran program sosial bidang kesehatan tersebut yakni Desa Aek Batang Paya, Luat Lombang dan Bulu Mario di Kecamatan Sipirok. Sedangkan di Kecamatan Marancar berada di Kelurahan Pasar Sempurna, Desa Huraba, Marancar Godang, Simaninggir, Haunatas dan Marancar Julu.

Sedangkan pada tahun 2019 ini, lokasi Posyandu digelar di Desa Aek Batang Paya, Luat Lombang, Bulu Mario dan Batu Satail, Kecamatan Sipirok. Untuk Kecamatan Marancar berada di Desa Simaninggir, Marancar Julu, Haunatas, Gunung Binanga, Gapuk Tua, Sugi, Tanjung Dolok, Aek Nabara dan Aek Sabaon.

Demikian juga masyarakat penerima manfaat dari program tersebut jumlahnya meningkat dari tahun 2017 ke tahun 2018 sebesar 10,49 persen.
Rinciannya, pada tahun 2017, warga di Kecamatan Sipirok penerima manfaat bantuan gizi seimbang berjumlah 2.090 orang (1.246 orang lansia, 91 bumil, 158 orang batita, 595 balita) dengan anggaran Rp67.858.991.

Kemudian di Kecamatan Marancar berjumlah 2.256 orang (1.097 orang lansia, 125 bumil, 269 batita, 765 balita) dengan dana Rp80.496.086 atau total keseluruhan sebanyak 4.346 orang dengan anggaran Rp148.355.077.
Pada tahun 2018 penerima manfaat berjumlah 2.036 orang (1.332 orang lansia, 82 bumil, 126 batita, 496 balita) di Kecamatan Sipirok dengan dana Rp84.717.432. Di Kecamatan Marancar berjumlah 3.329 orang (2.186 orang lansia, 137 bumil, 184 batita, 822 balita) dengan anggaran Rp122.703.788 atau total keseluruhan sebanyak 5.365 orang dengan dana Rp207.421.220.

“Dampak positif dari program ini salah satunya semakin antusiasnya masyarakat secara rutin hadir di Posyandu,” ucap Public Relation PT. NSHE, Dede Wafiza Ashia kepada wartawan dua hari lalu.

Dikatakan Dede, penentuan sasaran wilayah dari program ini yaitu bersentuhan langsung dengan proyek PLTA (terdampak secara ekonomi, sosial dan lingkungan), penduduk wilayah sasaran program merupakan eks pembebasan lahan ke PLTA dan memiliki ikatan langsung kepada PLTA (lahan PLTA).

“Program ini juga sejalan dengan visi-misi Pemkab Tapsel dalam mewujudkan masyarakat Sehat, Cerdas dan Sejahtera,” tutur Dede. (Borneo)