Satreskrim Polres Sibolga Ringkus Penulis Judi Kim Saat Tunggu Pemasang Angka Tebakan

Satreskrim Polres Sibolga Ringkus Penulis Judi Kim Saat Tunggu Pemasang Angka Tebakan

30/01/2019 0 By Redaktur 3

SIBOLGA | Petugas Satreskrim Polres Sibolga berhasil meringkus seorang oknum penarik becak bermotor (parbetor) berinisial TS alias BJ (54), penulis judi jenis Kim saat sedang menunggu pemasang angka tebakan dalam sebuah warung di Jalan Sibolga-Tarutung, Kelurahan Hutabarangan, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga, Selasa (24/1/2019) sekitar pukul 21.45 WIB.

Kapolres Sibolga AKBP Edwin H Hariandja melalui Kasubbag Humas Polres Sibolga Iptu Ramadhan Sormin mengatakan, penangkapan tersangka TS alias BJ atas informasi dari masyarakat bahwa ada perjudian jenis KIM di Jalan Sibolga-Tarutung, Kelurahan Hutabarangan, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga, Rabu (9/1/2019) sekitar pukul 21.00 WIB.

“Setelah menerima informasi tersebut, Kasat Reskrim AKP Azhari memerintahkan unit Opsnal untuk melakukan penyelidikan dan pendalaman atas informasi tersebut. Dan selanjutnya sekitar pukul 21.45 WIB telah diamankan seorang laki-laki dari sebuah warung di Jalan Sibolga-Tarutung, Kelurahan Hutabarangan, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga.

Sambung Ramadhan Sormin, saat itu disita barang berupa 1 unit hp berisi angka tebakan pemasang dan uang sebesar Rp 210.000. Setelah dilakukan pemeriksaan tersangka mengaku melakukan perjudian Kim dan tersangka TS alias BJ sebagai penulis.

“Angka tebakan pemasang diteruskan tersangka TS alias BJ melalui hp kepada seseorang yang identitasnya telah dikantongi. Tersangka TS alias BJ melakukan perjudian Kim sudah berlangsung lebih kurang 2 bulan dengan omzet berkisar Rp 130.000 hingga Rp 150.000 dengan imbalan sebesar 20 persen, terangnya.

Ia juga menyampaikan, perjudian Kim dilakukan setiap hari, mulai pukul 19.00 WIB hingga 21.00 WIB. Perjudian dilakukan sebagai tambahan penghasilan sehari hari. Tersangka TS alias BJ ditahan di RTP Polres Sibolga, diduga melanggar pasal 303 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun.

“Barang bukti yang diamankan yakni 1 unit hp merk Nokia warna putih dan uang sebanyak rp 210.000,” kata Ramadhan Sormin. (Freddy A Pardosi/rel)