Darul Mursyid Terpilih sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi

Darul Mursyid Terpilih sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi

07/02/2019 0 By Redaktur 1

TAPSEL I Pesantren Modern Unggulan Terpadu “Darul Mursyid” (PDM) dinobatkan sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2018. Pengakuan ini berdasarkan Sertifikat Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Nomor : 188.44/1547/KPTS/2018 yang diserahkan langsung oleh Gubsu, Edy Rahmayadi kepada Ketua Badan Pendiri Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir), Hj Riana Siregar selaku pengelola Darul Mursyid pada Senin (28/1/2019) lalu, bertempat di aula Raja Inal Siregar kantor Gubsu, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan.
Pada acara tersebut, Gubsu menyerahkan penghargaan program penilaian peringkat kinerja perusahaan (PROPER) serta penghargaan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan hidup (Adiwiyata) tingkat Provinsi Sumut tahun 2018. Penghargaan PROPER 2018 diserahkan kepada 104 perusahaan dan 64 sekolah dari sejumlah kabupaten/kota di Sumut.
Program tersebut bertujuan agar dunia usaha dan pendidikan lingkungan saling bersinergi untuk mewujudkan Provinsi Sumut yang lestari dan berwawasan lingkungan.
Hj. Riana Siregar menyampaikan ungkapan rasa syukur dan rasa bangganya atas terpilihnya PDM yang terletak di Desa Sidapdap-Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) sebagai sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Sumut.
“Alhamdulillah atas penghargaan yang kami terima ini. Terimakasih kami sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Tapsel, Pemprovsu melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Gubsu yang telah menobatkan PDM sebagai salah satu Sekolah Adiwiyata. Semoga penghargaan ini bisa memotivasi kami untuk terus mengelola sekolah yang ramah lingkungan,” ucap Hj. Riana.
Dikatakan Hj. Riana bahwa PDM memang di design sebagai sekolah “Green Campus”. Karena, lingkungan yang sejuk, asri, nyaman dan aman menjadi faktor yang sangat mempengaruhi tempat belajar yang baik.
“Dalam mengelola PDM kami sangat memperhatikan lingkungan, mulai dari kebersihan, keindahan, kenyamanan dan keamanan. Sehingga anak didik kami bisa belajar dengan fokus, sehat dan tidak jenuh atau membosankan,” pungkasnya.
Sebagai bentuk keseriusan PDM dalam menciptakan sekolah yang ramah lingkungan, terangnya, PDM merekrut sebanyak 31 orang karyawan yang terdiri dari 8 orang petugas kebersihan asrama putra, 5 orang kebersihan asrama putri, 7 orang kebersihan madrasah, 3 orang kebersihan taman, 4 orang petugas pembabatan, dan empat orang petugas pengangkut dan kebersihan sampah.
“Kami merekrut 31 orang karyawan untuk petugas kebersihan yang terbagi dalam tugas dan tanggungjawab masing-masing. Selain membuka lapangan kerja, juga sebagai kepedulian kami dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sejuk, indah, nyaman dan aman,” terang Hj Riana Siregar yang merupakan ibunda Jafar Syahbuddin Ritonga selaku Direktur PDM. (rel/Borneo)