Pangdam I/BB Tekankan Hindari Percaloan Seleksi Penerimaan Prajurit TNI AD

Pangdam I/BB Tekankan Hindari Percaloan Seleksi Penerimaan Prajurit TNI AD

26/02/2019 0 By Redaktur 3

SIBOLGA | Korem 023/KS menggelar upacara bendera di Lapangan Upacara Makorem 023/KS. Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Dandenbekang Korem 023/KS Letkol CBA Moktar, Senin (25/2/2019).

Pangdam  I/BB Mayjen TNI M.S Fadillah dalam amanatnya yang dibacakan oleh Dandenbekang Korem 023/KS Letkol CBA Moktar menyampaikan sebagai informasi, pada tanggal 1 Maret 2019 akan dilaksanakan rapat Pimpinan Kodam I/Bukit Barisan dan dilanjutkan rapat kerja teknis masing-masing bidang, sebagai tindak lanjut dari rapat pimpinan TNI Dan TNI Angkatan Darat.

“Tujuan diselenggarakan rapim tersebut adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja dan anggaran tahun 2018, menyampaikan pokok-pokok kebijakan pimpinan TNI AD, menyamakan visi dan persepsi pelaksanaan program kerja tahun 2019 tentang pembinaan dan pengembangan kekuatan, kemampuan serta gelar kekuatan Kodam I/Bukit Barisan tahun anggaran 2019,” kata Moktar.

Ia juga menyampaikan, sebagaimana visi dan misi Panglima TNI untuk mewujudkan TNI yang profesional, modern dan tangguh, dibutuhkan sumber daya manusia berbasis kompetensi untuk mencapai standar kemampuan dan profesionalisme, berjiwa satria, militan dan loyal, sehingga diperlukan implementasi proses rekrutmen yang bersih, transparan, humanis dan bebas KKN.

“Berkaitan dengan hal tersebut, saat ini sedang berlangsung seleksi penerimaan calon perwira prajurit karir dan calon tamtama gelombang I Tahun Anggaran 2019. oleh karena itu, saya tekankan kepada seluruh Prajurit dan PNS Kodam I/Bukit Barisan untuk menghindari praktek pungli dan percaloan dalam setiap pelaksanaan seleksi penerimaan prajurit TNI AD,” tegasnya.

Ditambahkannya, angka pelanggaran yang dilakukan oknum Prajurit dan PNS Kodam I/Bukit Barisan selama tahun 2018 yang lalu masih tergolong tinggi, yakni 218 kasus dengan melibatkan  252 personel, khususnya tindak pidana, dengan kasus menonjol desersi, thti dan narkoba.

“Hal ini Pangdam I/BB menganggap perlu mendapat perhatian ekstra dari para komandan satuan untuk lebih berinovasi dalam menekan angka pelanggaran di satuan, selain tentunya melakukan pengawasan secara maksimal, melakukan penyuluhan hukum dan bintal fungsi komando di satuan dan berikan sanksi hukum yang tegas bagi oknum Prajurit dan PNS yang melakukan pelanggaran,” terangnya.

Pada kesempatan itu Pangdam I/BB dalam amanatnya menekankan menjelang pesta demokrasi pemilihan presiden/wakil presiden dan pemilihan legislatif tahun 2019, Pangdam I/BB menegaskan kembali kepada Prajurit Kodam I/Bukit Barisan untuk mempedomani petunjuk netralitas tni yang telah dikeluarkan oleh komando atas. Dengan demikian hindari pelanggaran dan junjung tinggi netralitas TNI.

Hadir dalam keguatan tersebut yakni Para Kasi Korem, Dandim 0211/TT dan Para Danka Balak Aju Korem 023/KS. (Freddy A Pardosi/rel)