Finalis 6 Besar, Desa Sinyior Kembali Dikunjungi Tim Monitoring Provsu

Finalis 6 Besar, Desa Sinyior Kembali Dikunjungi Tim Monitoring Provsu

06/11/2019 0 By Redaktur 1

TAPSEL | Masuk sebagai Finalis 6 besar Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Provsu), Desa Sinyior, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) kembali dikunjungi Tim Monitoring Pokja I Provsu, Selasa (5/11). Kunjungan Tim Monitoring yang dipusatkan di halaman kantor Desa Sinyior tersebut dalam rangka melakukan penilaian terhadap Desa Sinyior setelah berhasil menjadi Finalis 6 besar Kategori Pola Asuh Anak Remaja (PAAR) penuh cinta dan kasih sayang. Ini setelah awal Agustus lalu dilakukan monitoring di desa tersebut. Tim Monitoring yang berkunjung tersebut adalah Ketua Pokja I Provsu, Bidasari Daulay bersama anggota Tim, Yuliana Marpaung.
Ketua Pokja I, Bidasari membacakan sambutan tertulis Ketua TP PKK Provsu menyampaikan, evaluasi yang dilakukan merupakan hasil monitoring yang terlebih dahulu dilaksanakan beberapa waktu lalu, yang telah menghasilkan Finalis 6 desa dari 6 Kabupaten Tingkat Provsu.
Dalam memperebutkan juara, ucapnya, Kabupaten Tapsel akan bersaing dengan lima kabupaten lainnya, yaitu Kabupaten Padang Lawas Utara, Asahan, Batubara, Nias Utara dan Toba Samosir.
Diutarakannya, untuk masuk 6 besar bukanlah pekerjaan yang mudah. Hasil kerja keras yang selama ini dilaksanakan mulai dari tahap monitoring sampai pada tahap evaluasi sudah menampakkan hasil.
“Tentu kami juga berharap Desa Sinyior bisa menjadi juara di Tingkat Provinsi Sumatera Utara yang selanjutnya bisa mewakili Sumut ke Tingkat Nasional,” pungkasnya.
Ia juga mengapresiasi pertunjukan drama binaan PKK Kabupaten Tapsel bekerjasama dengan P2TP2A Kabupaten Tapsel. Pertunjukan tersebut secara tidak langsung menyampaikan pesan tentang apa sebenarnya PAAR kepada masyarakat.
Anggota Tim Pokja I, Yuliana Marpaung melihat bahwa apa yang disampaikan pada monitoring awal Agustus lalu telah ditindaklanjuti seluruh elemen masyarakat Desa Sinyior, seperti sosialisasi melalui media lagu dan drama yang sangat mengedukasi bagi pola asuh anak. Begitu juga dengan buku saku, papan himbauan dan rumah kreatif yang mengarah kepada edukasi PAAR.
“Mudah-mudahan Desa Sinyior bisa keluar menjadi juara,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Tapsel, Hj. Syaufia Lina Syahrul M. Pasaribu menyampaikan ucapan terimakasih kepada Tim Monitoring yang sudah turun dan menetapkan Desa Sinyior masuk 6 besar.
Hj. Syaufia berpesan agar seluruh yang hadir bisa turut serta dalam upaya menyelamatkan anak-anak dari kenakalan remaja.
Sedangkan Bupati Tapsel, H. Syahrul M. Pasaribu SH dalam sambutannya yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) Kabupaten Tapsel, Dra Tiorisma Damayanti berharap, dengan kedatangan tim penilai, merupakan evaluasi komitmen Kepala Daerah dan komitmen pemerintah provinsi dan pusat dalam mewujudkan program nasional, serta visi misi Bupati dalam menjadikan generasi Kabupaten Tapsel yang sehat dan cerdas.
“Kami yakin, mampu dan sanggup menjadikan Desa Sinyior untuk mewakili Sumut di kancah Nasional,” tegasnya.
Di awal acara, Camat Angkola Selatan, Dody Kurniawan SAP MM menyebutkan, Pemerintah Kecamatan Angkola Selatan akan terus melaksanakan program PAAR, tidak sampai disini saja tetapi tetap terus berlanjut.
“Kami bersyukur bisa masuk 6 besar dan berharap Desa Sinyior bisa menjadi juara 1 dan mewakili Provsu di Tingkat Nasional,” harap Camat.
Hadir dalam kunjungan Tim Monitoring Pokja I Provsu tersebut diantaranya sejumlah pimpinan OPD, unsur Forkopimcam, pengurus PKK Angkola Selatan, pengurus Karang Taruna Angkola Selatan, organisasi kepemudaan, BKMT, Lurah dan Kepala Desa se-Angkola Selatan, pengurus PKK Kelurahan dan Desa se-Angkola Selatan, serta lainnya. (rel/Borneo)