Darul Mursyid Torehkan Prestasi di OSIM 2019

Darul Mursyid Torehkan Prestasi di OSIM 2019

21/11/2019 0 By Redaktur 1

TAPSEL | Pesantren Modern Unggulan Terpadu “Darul Mursyid” (PDM) Tapanuli Selatan (Tapsel) menorehkan prestasi di ajang Olimpiade Sultan Iskandar Muda (OSIM) 2019 yang diselenggarakan di SMA Sultan Iskandar Muda Medan pada tanggal 16 November 2019 lalu.
Guru Pembina dan Ketua Tim PDM, Arif Rahman Tampubolon menyampaikan, event ini diikuti beberapa sekolah terbaik dan dikenal unggul dibidang sains yang ada di Sumatera Utara (Sumut), diantaranya SMP Sutomo 1 Medan, SMP Methodist 3 Medan, SMP Plus Jabal Rahman Mulia, SMP Negeri 7 Medan, SMP Negeri 2 Binjai.
Pada OSIM ini ada tiga bidang studi yang diperlombakan yakni Matematika, Bahasa Inggris dan IPA. Namun, PDM hanya mengikuti dua bidang studi saja yaitu Matematika dan Bahasa Inggris karena jadwalnya bentrok dengan event olimpiade Eduversal Mathematic (EMC).
“Dan Alhamdulillah, siswa kami atas nama Azfa Riziq Ritonga tetap menggapai prestasi yang konsisten seperti event-event olimpiade sebelumnya yakni  memperoleh Juara I bidang studi  Matematika,” ucap Arif Rahman, Rabu (20/11).
Disamping itu, Direktur PDM, Jafar Syahbuddin Ritonga DBA selalu memotivasi siswanya agar mengikuti event-event olimpiade sains dimanapun dilaksanakan.
Karena, pengalaman itu penting dan juga sebagai bahan evaluasi serta tolak ukur bagi Darul Mursyid sebagai pesantren yang konsen dibidang prestasi sains.
“Saya selaku kapten PDM terus memotivasi siswa kami dan juga guru pembimbing agar tetap semangat membara untuk terus mengikuti event olimpiade sains dimanapun diselenggarakan. Sepanjang kompetisinya dinilai objektif dan berkualitas, maka ikuti saja,” ujar Jafar.
Salah satu yang menjadi alasan bagi Jafar Syahbuddin yang juga merupakan Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir), badan pengelola PDM ini adalah keinginan mengangkat derajat pesantren dibidang sains.
PDM ingin membuktikan bahwa pesantren juga bisa bersaing dan bahkan unggul dibanding sekolah umum lainnya dalam prestasi sains.
“PDM akan menjadi wakil pesantren pada event-event olimpiade sains, karena pesantren selalu dianggap sebelah mata jika berkompetisi dibidang sains. Namun, setelah kami hadir dan telah berulang kali meraih prestasi sains baik di tingkat provinsi, regional dan hingga tingkat Nasional, kini masyarakat mulai percaya bahwa pesantren ternyata bisa bersaing dan bahkan unggul dibidang sains dibandingkan sekolah umum,” pungkas Jafar. (Borneo)