Gabema Perang Terhadap Narkoba di Tapteng dan Sibolga

Gabema Perang Terhadap Narkoba di Tapteng dan Sibolga

11/12/2019 0 By Redaktur 2
JAKARTA | Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Keluarga Besar Masyarakat (Gabema) Sibolga-Tapanuli Tengah (Tapteng) yang baru saja terpilih Ir Hapijudin Pane dengan tegas menyatakan bahwa Gabema perang Terhadap Narkoba di Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga.

Foto : Sesepuh Ir Akbar Tanjung foto bersama dengan ketua umum Gabema yang baru terpilih Ir Hapijudin Pane bersama pengurus DPP Gabema periode 2019-2024

Hal ini dikatakan oleh Ir Hapijudin Pane disela sela acara pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Gabema di Hotel Borobudur, Sabtu 7 Desember 2019.
Hapijudin Pane mengatakan bahwa Perang terhadap narkoba adalah salah satu misi utamanya demi kaderisasi dan regenerasi Gabema khususnya di kampung Halaman.
“Salah satu perhatian Gabema adalah bagaimana meningkatkan SDM dan kaderisasi khususnya generasi penerus di kampung halaman. Nah salah satu penghambat Itu ya narkoba ini. Jadi narkoba ini sudah sangat meresahkan, makanya kita sangat mendukung program bupati Tapanuli Tengah yang gencar gencarnya melakukan pemberantasan narkoba,” kata Hapijudin
Dalam Hapijudin menambahkan bahwa visinya yaitu menyatukan dan mempersatukan Masyarakat Tapanuli Tengah dan Sibolga yang ada di Jakarta dan sekitarnya dalam persatuan yang indah seindah corak warna warni yang serasi.
 
Dengan misinya yang pertama menjalin silahturahmi sesama masyarakat perantauan Sibolga Tapteng yang ada di Jakarta dan sekitarnya,. Kemudian menjalin silaturahmi antar masyarakat perantauan dengan masyarakat di kampung halaman. Ketiga membantu masyarakat Tapanuli Tengah dan Sibolga khususnya di bidang pendidikan, sarana/prasarana peribadatan dan pemberantasan kenakalan remaja.
 
“Dalam hal pemberantasan kenakalan remaja, ya salah satunya perang terhadap Narkoba. Kalau boleh di kampung halaman yaitu Sibolga Tapteng tidak ada lagi yang namanya Narkoba.,” Katanya.
 
Terakhir Hapijudin juga mengatakan bahwa hadirnya Gabema ini saat masyarakat Tapanuli Tengah dan Sibolga yang ada di perantauan mengalami musibah. (PG)