Peminat Darul Mursyid Terus Meningkat

Peminat Darul Mursyid Terus Meningkat

20/01/2020 0 By Redaktur 3

TAPSEL I Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) yang beralamat di Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Kabupaten  Tapanuli Selatan (Tapsel) semakin diminati  masyarakat.
Dasarnya, selain sebagai sekolah akademik untuk mendulang prestasi sains, PDM juga menanamkan akhlakul karimah pada diri seluruh peserta didiknya.
Prestasi demi prestasi yang diraih siswa-siswi PDM di berbagai event olimpiade sains baik skala daerah, provinsi maupun Nasional dibarengi dengan pembinaan akhlak dan karakter yang dilakukan dengan berbagai metode secara intensif.
“Dan berita perkembangan prestasi akademik maupun non akademik PDM dapat diikuti melalui media sosial dan media massa,” ujar Kepala Divisi Humas/Pemasaran dan Bank Data PDM, Asep Safa’at Siregar, pekan lalu.
Asep menyampaikan, peningkatan peminat PDM dibuktikan dengan semakin banyaknya orangtua calon siswa-siswi yang datang berkunjung dan mendaftarkan anaknya di awal Penerimaan Siswa Baru (PSB) TP 2020/2021 yang telah dibuka.
“Pendaftaran Peserta Didik Baru telah kami buka sejak 1 Januari 2020.  Alhamdulillah, per tanggal 8 Januari 2020, jumlah PSB yang telah transfer biaya peralatan berjumlah 17 orang. Jumlah yang sama 17 orang pendaftar pada  TP 2018/2019 tanggal 23 Januari dan TP 2019/2020 tanggal 21 Januari. Mereka para orangtua yang menginginkan anaknya menjadi saintis-saintis Islam yang berahklakul karimah meyakini bahwa PDM merupakan pilihan yang tepat,” terang Asep.
Disamping itu, masih menurut Asep bahwa PDM memang sangat serius dan sangat memperhatikan ibadah keseharian semua peserta didiknya, lengkap dengan program dan pola yang tersusun baik dan sistematis.
“Di satu sisi PDM memang membentuk satu divisi khusus yang membidangi Pembinaan Kejuaraan Sains (PKS) untuk mencetak juara-juara sains. Namun disisi lain juga dibentuk Divisi Pembinaan Ibadah Siswa  yang bertugas dan bertanggungjawab membina siswa-siswi dalam pengetahuan dan pengamalan ibadah,” pungkasnya.
Dengan demikian, tuturnya, diharapkan lahirnya generasi-generasi yang tidak hanya mampu di bidang sains, namun juga taat beribadah.
Pada kesempatan berbeda, Direktur PDM, Jafar Syahbuddin Ritonga DBA juga menerangkan bahwa PDM memang dibentuk sebagai sekolah pilihan utama, bukan sekedar alternatif.
Maka, pungkas Jafar Syahbuddin, bagi orangtua yang berniat menyekolahkan anaknya di PDM untuk ‘rehabilitasi’ karena bandel, tidak teratur dan sulit diarahkan, maka itu salah. Karena dengan sendirinya akan tereliminasi secara alami dengan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan. Karena akhlak menjadi faktor utama untuk menentukan nasib dan masa depannya dalam menimba ilmu di PDM.
“PDM kini telah merubah paradigma. PDM dengan ketentuan, persyaratan dan tata tertib serta produk undang-undang yang diberlakukan secara tidak langsung menyeleksi para calon orangtua siswa yang ingin menentukan sekolah anaknya. Hasilnya, PDM telah menjadi sekolah pilihan utama bagi orangtua yang serius menginginkan anaknya memiliki prestasi sains dan juga akhlakul karimah. Tanggungjawab moral kami untuk menyahuti keinginan para orangtua bahwa generasi yang kita harapkan dimasa yang akan datang adalah generasi yang handal dalam ilmu pengetahuan dan mampu bersaing di era globalisasi, namun juga kokoh mengamalkan ajaran agamanya,” tutur Jafar Syahbuddin yang juga Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir), badan pengelola PDM ini. (Borneo)