Tapsel Salah Satu Penerima DID Terbesar di Sumut

Tapsel Salah Satu Penerima DID Terbesar di Sumut

19/02/2020 0 By Redaktur 1

TAPSEL | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) menjadi salah satu penerima Dana Insentif Daerah (DID) terbesar di Sumatera Utara (Sumut). Hal ini disampaikan Bupati Tapsel, H Syahrul M Pasaribu SH diwakili oleh Wakil Bupati (Wabup), Ir H Aswin Efendi Siregar MM pada saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) Hari Kesadaran Nasional di lapangan Parade Pemkab Tapsel, Jalan Prof Lafran Pane, Sipirok, Senin (17/2).
Wabup mengatakan, dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2019, DID yang sudah diterima berjumlah Rp87 Miliar, dan pada tahun 2020 ini sebesar Rp59,6 Miliar.
“Sehingga total penerimaan yang kita terima (dari tahun 2016-2020) sebesar Rp146 Miliar,” ucap Wabup.
Dalam prestasi tersebut, terang Aswin,  pemerintah pusat juga memberikan anugerah Dana Rakca Award dan DID atas kinerja baik dalam kesehatan fiskal dan pengelolaan keuangan daerah serta pelayanan dasar publik, seperti di bidang infrastruktur, pelayanan pemerintahan umum, serta upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kita terbesar di Sumut yang menerima Dana Insentif Daerah. Ini merupakan hasil dari prestasi Tapsel yang sudah lima kali mendapat penghargaan dari laporan keuangan dengan predikat tertinggi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) secara berturut-turut dari tahun 2014-2018,” terang Aswin.
Ia juga mengutarakan, tidak ada jaminan bahwa kondisi perekonomian nasional dan global kedepan akan lebih baik. Hal ini tentu saja akan sangat berpengaruh pada kondisi perekonomian di Tapsel.
“Dengan demikian, kita harus menyatukan tekad dalam menyelesaikan laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2019 dengan baik dan akuntable. Pengelolaan keuangan pada era industri 4.0, harus memiliki skill untuk analisis data, menguasai teknologi, juga harus mampu berkolaborasi dengan seluruh stake holder,” sebutnya.
Dijelaskannya, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, maka ASN dituntut untuk bekerja keras dan bekerja tuntas, serta meningkatkan kapasitas.
“Upaya untuk meningkatkan kapasitas terus dilakukan guna melakukan pengawasan dan pembinaan mengarah pada penyelesaian tindak lanjut atas LHP BPK, termasuk terhadap penyelesaian terhadap kerugian negara,” jelasnya.
Aswin juga berharap, upacara Hari Kesadaran Nasional ini dapat mewujudkan pemerintah yang good governance, pemerintah dengan tata kelola yang berwawasan, transparan, mendorong partisipasi masyarakat, serta menggunakan struktur dan sumber daya secara efektif dan efisien.
Pada kesempatan itu, Wabup juga menghimbau seluruh ASN Pemkab Tapsel agar aktif mengisi sensus penduduk secara online secara mandiri di website sensus.bps.go.id mulai tanggal 15 Februari sampai dengan 31 Maret 2020.
Hadir pada upacara tersebut yakni Sekda Tapsel, Drs H Parulian Nasution MM, para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD dan jajaran ASN Pemkab Tapsel. (Borneo)