Luar Biasa, Prestasi Siswa MTs Darul Mursyid Mampu Bersaing di KSN-P Jenjang SMA/MA

Luar Biasa, Prestasi Siswa MTs Darul Mursyid Mampu Bersaing di KSN-P Jenjang SMA/MA

23/09/2020 0 By Redaktur 3
TAPSEL I Pesantren Modern Unggulan Terpadu “Darul Mursyid” (PDM) yang terletak di Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) kembali berhasil menghantarkan siswanya sebanyak 8 (delapan) orang lolos Kompetisi Sains Nasional tingkat Propinsi (KSN-P) 2020 jenjang SMA/MA.

“Teknis pelaksanaan KSN-P dan regulasinya untuk tahun ini sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika tahun sebelumnya kita mengikuti ujian secara langsung, tahun ini kita ikuti secara daring yang pastinya terkesan lebih sulit,” ujar Kepala Divisi Pembinaan Kejuaraan Sains PDM Hendra Irwandi Siregar, Senin (21/9/2020).

Hendra mengatakan, regulasi peserta KSN jenjang SMA/MA tahun ini boleh diikuti peserta didik kelas IX SMP/MTs, kelas X dan XI SMA/MA.

“Dari 8 orang utusan PDM yang lolos di KSN-P jenjang SMA/MA, 2 orang merupakan peserta didik yang masih duduk di kelas IX MTs yakni Muhammad Thoriq Aulia Rahman Lubis dan Azfa Riziq Ritonga yang sama-sama memenangkan bidang studi Matematika,” ucap Hendra.

Lebih lanjut Ia menyampaikan, keberhasilan keduanya meraih tiket di KSN-P menuju KSN tingkat Nasional merupakan sebuah perolehan yang luar biasa dan hasil yang cukup membanggakan.

Dijelaskannya, penyelenggara atau panitia KSN menggunakan sistem penilaian dengan passing grade.

“Penyelenggara atau panitia juga menyatakan bahwa untuk bidang studi Matematika, yang lolos passing grade hanya 5 orang di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ini dan 3 orang di antaranya merupakan siswa PDM,” pungkas Hendra dengan bangga.

Dia juga menyatakan bahwa Muhammad Thoriq Aulia Rahman Lubis dan Azfa Riziq Ritonga sebagai peserta KSN yang masih duduk di kelas IX MTs, namun mampu bersaing bahkan memenangkan prestasi di KSN-P jenjang SMA/MA. Hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi keduanya karena memiliki kesempatan lebih banyak lagi untuk memenangkan prestasi di KSN pada tahun berikutnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur PDM Yusri Lubis ketika ditanya tentang apa rahasia dibalik kesuksesan anak didiknya dalam meraih prestasi di kancah Nasional menyebutkan, ada tahap seleksi bagi peserta didik PDM agar bisa menjadi utusan PDM ke KSN.

“Kita memiliki teknik filterisasi peserta didik yang akan mengikuti KSN, yaitu dimulai dari pembentukan kelompok belajar per bidang sesuai bakat dan minat peserta didik. Selanjutnya diadakan test seleksi secara internal. Mekanisme test seleksi dilakukan sebanyak dua kali, yang mana hasil test pertama dan test kedua di akumulasi. Sehingga bagi siswa yang memperoleh nilai paling tinggi itulah yang menjadi utusan PDM ke KSN,” terang Yusri.

Dia mengajak seluruh siswa-siswinya untuk tetap bersyukur atas prestasi demi prestasi yang berhasil ditorehkan. Juga memotivasi siswanya yang memperoleh prestasi di KSN-P ini agar tetap tawadhu.

“Alhamdulillah mari bersama-sama kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang masih memberi ananda kesempatan untuk ikut serta dan memperoleh prestasi di KSN-Kabupaten lanjut KSN-Provinsi, dan semoga juga memperoleh hasil terbaik di KSN tingkat Nasional nantinya, Amin,” ungkap Yusri penuh harap.

Ia juga berharap agar prestasi yang di peroleh saat ini bukan semata-mata hasil usaha dan belajar keras semata, namun ada juga faktor yang lain seperti do’a dan dukungan dari orangtua serta guru-guru pembimbing bahkan teman-teman di sekitarnya.

“Harapan saya agar semua siswa peraih prestasi tetap rendah hati, beradab yang baik dan menjadi contoh tauladan bagi teman-temannya yang belum punya kesempatan sama seperti mereka,” harapnya lagi.

Ia juga mengingatkan bahwa menjadi anak olimpiade bukan jaminan untuk kesuksesan nantinya, namun ini menjadi jembatan untuk menguji mental dan menjadi  pengalaman berharga buat mereka.

“Kalau prestasi yang di peroleh boleh kita katakan iyalah sebuah bonus. Ingat, ananda kita harus memposisikan adab di atas ilmu,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) Jafar Syahbuddin Ritonga DBA, badan pengelola PDM juga mengungkapkan rasa syukur dan bangga sekaligus  mengapresiasi pencapaian siswanya yang masih duduk di kelas IX MTs, mampu bersaing dan juga memperoleh prestasi di KSN-P jenjang SMA/MA tahun ini.

“Alhamdulillah usaha dan do’a keduanya membuahkan hasil yang cukup memuaskan.  Selain membanggakan kedua orangtuanya  masing-masing juga telah mengharumkan nama baik Pesantren Darul Mursyid, nama baik Kabupaten Tapsel. Dan semoga mereka juga bisa mengharumkan nama Sumut di kancah nasional,” ucap Jafar Syahbuddin.

Jafar melihat perkembangan potensi diri pada kedua siswanya ini sangat baik. Dapat di lihat dari sekian banyak event  olimpiade sains yang telah mereka ikuti, sangat jarang tidak memperoleh prestasi.

“Semoga prestasi demi prestasi yang mereka peroleh tidak membuat mereka kehilangan jati diri. Kami juga sebagai pengasuh dan pendidik di PDM ini tidak akan bosan memberikan motivasi agar tetap  konsisten bahkan ditingkatkan lagi dalam hal ibadah dan prestasi untuk mencapai tujuan PDM yaitu Menjadi Sekolah Pencetak Juara Olimpiade Sains yang Berakhlakul Karimah,” pungkas Jafar yang merupakan alumni S3 USM Penang Malaysia ini. (Borneo)