2 Siswa Darul Mursyid Juga Lolos di KSN Nasional 2020 Jenjang SMP

2 Siswa Darul Mursyid Juga Lolos di KSN Nasional 2020 Jenjang SMP

26/10/2020 0 By Redaktur 3
TAPSEL I Menjadi sekolah pencetak juara sains yang berakhlakul karimah merupakan salah satu target utama Pesantren Modern Unggulan Terpadu “Darul Mursyid” (PDM) yang beralamat di Desa Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).
Sudah menjadi kelaziman bagi Darul Mursyid mengikuti berbagai event-event olimpiade sains baik tingkat daerah, regional maupun nasional yang merupakan salah satu cara untuk melihat dan menilai kemampuan siswa-siswinya.

“Kami telah mengikuti ajang olimpiade atau lebih di kenal dengan Kompetisi Sains Nasional (KSN) 2020 baik jenjang SMA/MA maupun SMP/MTs. Alhamdulillah kedua jenjang tersebut punya kesempatan yang sama untuk maju berkompetisi di tingkat Nasional,” ujar Kepala Divisi Pembinaan Kejuaraan Sains PDM Hendra Irwandi Siregar, Senin (26/10/2020).

Hendra menyatakan bahwa PDM masih bisa menjaga konsistensi bahkan meningkatkan prestasi dari tahun ke tahun.

Di penghujung Oktober ini, PDM memperoleh sebuah prestasi yang mana sebelumnya belum pernah di capai. Prestasi ini  diraih oleh PDM setelah mengikuti KSN SMP pada tanggal 14-16 Oktober 2020 secara daring.

Dia memaparkan, para peserta KSN SMP  mengerjakan soal-soal yang diujikan secara daring dengan gawai yang terhubung ke internet berlangsung dengan lancar. Peserta KSN SMP yang menjadi utusan PDM yang turut ikut serta dalam kompetisi ini sebanyak tiga orang dan yang dinyatakan lolos maju ke ajang berikutnya sebanyak dua orang.

Ia juga menjelaskan, perbedaan yang signifikan dari pelaksanaan kegiatan KSN SMP tahun ini dibanding tahun sebelumnya, baik dari teknis pelaksanaan maupun model penilaiannya.

Hendra merincikan, model penilaian tahun ini sangat berbeda dengan sebelumnya. Jika tahun sebelumnya menggunakan sistem penyisihan di setiap tingkatan mulai dari tingkat kabupaten, provinsi dan nasional, sedangkan untuk tahun ini modelnya penyisihan yang dilakukan hanya sekali saja. Dengan cara, setiap sekolah mengutus tiga pesertanya untuk ikut serta berkompetisi di tingkat provinsi. Nilai tertinggi dari setiap provinsi di kompetisikan lagi dan disebut sebagai ranking nasional yang berjumlah sebanyak 34 orang. Sedangkan utusan tiap-tiap provinsi yang bisa disebut sebagai perwakilan provinsi sebanyak 5 orang. Total perwakilan provinsi sebanyak 170 orang, ditambah 34 ranking nasional. Jadi, jumlah keseluruhan peserta yang akan berkompetisi di tingkat nasional sebanyak 204 orang.

“Alhamdulillah dua di antaranya adalah utusan PDM yakni Fatia Khusnaini bidang studi IPA dan Aldi Firmansyah bidang studi Matematika,” terang Hendra.

Pada kesempatan yang sama, Direktur PDM Yusri Lubis menyampaikan rasa bangga dan harapan atas prestasi siswanya.

“Saya sangat bersyukur dan bangga karena  Darul Mursyid tetap konsisten dalam hal pencapaian prestasi dan bahkan mampu  meningkatkannya lagi. Jika tahun sebelumnya siswa-siswi kami khususnya tingkat SMP/MTs belum pernah masuk ke KSN tingkat nasional, Alhamdulillah tahun ini kami sudah bisa ikut serta, berkat kesabaran dan keinginan kita semua, baik guru pembina maupun siswa-siswi kami. Semoga kedua siswa kami bisa mendapatkan nilai terbaik di KSN Nasional nantinya,” tutur Yusri.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) Jafar Syahbuddin Ritonga DBA selaku badan pengelola PDM, juga mengungkapkan rasa syukur dan bangga sekaligus mengapresiasi pencapaian siswanya di KSN SMP 2020 ini.

“Alhamdulillah PDM kembali menunjukkan kelasnya di KSN SMP tahun ini. Terima kasih atas do’a dan dukungan dari Bapak/Ibu orangtua siswa kami,” ujar Jafar Syahbuddin.

Jafar mengemukakan, konsistensi dan  peningkatan pencapaian prestasi di setiap event olimpiade sains merupakan hal yang terpenting bagi PDM, karena konsistensi membuktikan kualitas yang diakui.

“Tidak sedikit sekolah bisa meraih prestasi, tapi juga tidak banyak yang bisa konsisten dalam mempertahankan prestasinya. Karena memang mempertahankan jauh lebih sulit dari pada meraih,” pungkas Jafar.

Dari laporan timnya, terang Jafar, PDM merupakan satu-satunya sekolah perwakilan Kabupaten Tapsel yang mampu mengutus siswanya ke tingkat nasional.

“Saya cukup bangga dengan pencapaian yang diraih peserta didik kami pada event bergengsi ini, karena selain telah membanggakan orangtua masing-masing, mereka telah mengharumkan nama PDM dan Kabupaten Tapsel di Sumut. Juga telah menjaga konsistensi prestasi PDM yang merupakan target bersama untuk kami,” ucapnya.

Pria yang juga merupakan dosen Pascasarjana di Universitas Medan Area (UMA) ini menyatakan bahwa mereka akan selalu meningkatkan kualitas pendidikan di PDM. Juga tidak lupa memohon do’a  harapan agar PDM bisa kembali mengharumkan nama Sumut di kancah Nasional.

“Sesuai dengan target kami untuk tetap konsisten dalam pencapaian prestasi, PDM akan selalu berusaha menyesuaikan diri dengan kebutuhan eksternal maupun internal yang dapat mendukung proses belajar mengajar di PDM agar lebih kondusif. Seperti di masa pandemi Covid-19 yang masih melanda negeri ini mengharuskan seluruh peserta didik, guru dan karyawan PDM beradaptasi dengan teknologi untuk mencapai tujuan bersama,” ungkapnya.

Ia menyatakan, KSN SMP 2020 yang berlangsung secara daring merupakan bukti kuat bahwa PDM memiliki fasilitas yang lengkap dan sumber daya manusia yang memadai.

“Tidak lupa kami juga mohon do’a dan dukungan dari Bapak/Ibu semua untuk ananda kita agar tetap bisa meraih prestasi gemilang dan mengharumkan nama baik Sumut di KSN nantinya,” pintanya.

Ditegaskannya, dua orang siswanya ini beserta siswa dari sekolah lainnya sekaligus menjadi utusan Provinsi Sumut ke tingkat Nasional.

“Terima kasih atas do’a dan dukungan dari Bapak/Ibu orangtua siswa kami dan kami tetap bermohon do’a dari Bapak/Ibu semua, semoga ananda kita bisa tetap meraih yang terbaik di KSN Nasional nanti,” harapnya mengakhiri. (Borneo)