Polres Tapteng Gelar Operasi Zebra Toba 2020, Mulai 26 Oktober Hingga 8 Nopember 2020

Polres Tapteng Gelar Operasi Zebra Toba 2020, Mulai 26 Oktober Hingga 8 Nopember 2020

26/10/2020 0 By Redaktur 3

TAPTENG | Kepolisian Resort Tapanuli Tengah (Polres Tapteng) selama 14 (empat belas) hari kedepan menggelar Operasi Zebra Toba 2020, mulai hari ini tanggal 26 Oktober hingga 8 Nopember 2020
“Jelang perayaan Natal tahun 2020 dan Tahun Baru 2020, Polres Tapteng menggelar operasi kepolisian mandiri kewilayahan dengan sandi Operasi Zebra Toba 2020, yang dilaksanakan mulai hari Senin tanggal 26 Oktober 2020 hingga tanggal 8 Nopember 2020, selama 14 (empat belas) hari kedepan. Operasi Zebra Toba 2020 dilaksanakan dalam bentuk Kamseltibcarlantas dengan mengedepankan kegiatan Preemtif, Preventif dalam rangka pencegahan penularan Corona Virus Disease-2019 (Covid-19),” terang Kapolres Tapteng AKBP Nicolas Dedy Arifianto melalui Paur Subbag Humas Ipda JS Sinurat, Senin (26/10/2020).
Sambungnya, adapun kegiatan yang akan dilaksanakan selama Operasi Zebra Toba 2020 adalah memberi himbauan dan mensosialisasikan kepada masyarakat pengguna jalan tentang penerapan protokol kesehatan dengan sering mencuci tangan, tetap menggunakan masker/face shield, terapkan etika bersin/batuk dan tetap jaga jarak untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease-2019 (Covid-19), dan juga mewujudkan kamseltibcar lantas yang aman, tertib dan lancar.
“Cara bertindak dalam Operasi Zebra Toba 2020 ini dilaksanakan dengan kegiatan Preemtif (Edukasi), Preventif (Pencegahan) serta Gakkum secara persuasif dan humanis. Selama pelaksaan Operasi Zebra Toba ini tidak dibenarkan adanya target tilang.
Lanjutnya, dengan dilaksanakannya Operasi Zebra Toba 2020 diharapkan dapat meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat baik dalam mentaati protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease-2019 (Covid – 19) dan juga diharapkan terciptanya kepatuhan masyarakat dalam mematuhi peraturan berlalu-lintas untuk mewujudkan situasi kamseltibcarlantas sehingga dapat menekan dan meminimalisir fatalitas korban dan jumlah laka lantas khususnya di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah. (FAP)