Polres Tapteng Ciduk SS di Kos-Kosan Enjoy Cafe Jalan Baru Sibuluan

Polres Tapteng Ciduk SS di Kos-Kosan Enjoy Cafe Jalan Baru Sibuluan

26/10/2020 0 By Redaktur 3

TAPTENG | Kepolisan Resort Tapanuli Tengah (Tapteng) berhasil menciduk pria pengangguran berinisial SS (37), tersangka pidana kasus narkotika jenis Sabu-sabu di dalam kos-kosan Enjoy Cafe Sibuluan, Jalan Abdul Rajab Simatupang/Jalan Baru, Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Kamis (8/10/2020) sekitar pukul 13.30 WIB.

Kapolres Tapteng AKBP Nicolas Dedy Arifianto melalui Paur Subbag Humas Ipda JS Sinurat kepada wartawan, Senin (26/10/2020) membenarkan adanya penangkapan tersangka SS pelaku tindak pidana kasus narkotika jenis Sabu-sabu.

“Tersangka SS merupakan warga Hutabarangan, Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapteng,” katanya.

Sambungnya, tersangka SS ditangkap personil Polres Tapteng di dalam kos-kosan Enjoy Cafe Sibuluan, Jalan Abdul Rajab Simatupang/Jalan Baru, Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Kamis (8/10/2020) sekitar pukul 13.30 WIB.

“Pada saat melakukan penangkapan terhadap tersangka SS, personil Polres Tapteng melakukan penggeledahan badan dan ditemukan 1 (satu) paket kecil narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik bening. Selanjutnya, personil Polres Tapteng menginterogasi tersangka SS dan mengaku masih menyimpan narkotika jenis sabu di dalam rumahnya di Hutabarangan, Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapteng. Kemudian, personil Polres Tapteng melakukan penggeledahan terhadap rumahnya dan menemukan 1 (satu) paket kecil narkotika jenis sabu yang dibungkus dalam plastik bening,” terangnya.

Lanjutnya, kemudian tersangka SS dan barang bukti diamankan dan dibawa ke kantor Polres Tapanuli Tengah guna proses lebih lanjut.

“Barang bukti yang berhasil diamankan yakni 2 (dua) paket kecil narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik bening dengan berat sabu 0,52 gram. Tersangka diduga melanggar pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) dari UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman selama paling singkat 5 tahun paling lama 20 tahun penjara,” jelasnya. (FAP)