MA Darul Mursyid Torehkan Prestasi di KSMO 2020 Tingkat Provinsi

24/11/2020 0 By Redaktur 3
TAPSEL I Madrasah Aliyah (MA) Pesantren Modern Unggulan Terpadu “Darul Mursyid” (PDM) kembali menorehkan prestasi sainsnya pada Kompetisi Sains Madrasah Online (KSMO) Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut)  2020 yang digelar 11 November lalu.
“Alhamdulillah dari enam peserta yang kami utus untuk berkompetisi, tiga diantaranya memperoleh prestasi yang membanggakan,” ujar Kepala Divisi Pembinaan Kejuaraan Sains PDM Hendra Irwandi Siregar, Senin (23/11/2020).

Hendra memaparkan tentang harus saling terkaitnya antara siswa dan guru dalam persiapan menghadapi KSMO.

Ia juga mengakui, KSMO merupakan salah satu kompetisi yang sangat diakui keunggulannya karena mampu menguji integritas peserta KSMO itu sendiri.

“KSMO merupakan ajang kompetisi dalam bidang sains yang diselenggarakan Kementerian Agama sekali dalam setiap tahunnya. KSMO menjadi wahana bagi siswa Madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains, sekaligus menumbuh kembangkan budaya kompetisi yang sehat, serta memotivasi mereka untuk terus meningkatkan kemampuan intelektual, emosional dan spiritual,” terang Hendra.

Dalam persiapan menghadapi KSMO, PDM yang terletak di Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ini harus betul-betul mampu menjalin kerja sama yang baik dengan siswa, juga guru-guru terkait, seperti guru sains (sesuai bidangnya), Fiqih, Al-Qur’an dan Hadist, bahasa Inggris, bahasa Arab serta guru IT.

“Karena, selain materi KSMO mengintegrasikan antara ilmu keislaman dan sains, juga diantara soal-soal menggunakan tiga bahasa, yaitu Indonesia, Arab dan Inggris, sehingga menuntut para siswa untuk menguasai semuanya,” pungkasnya.

Luar biasanya lagi, sebut Hendra, KSMO juga memanfaatkan teknologi digital berupa Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Artifisial untuk mengukur dan menguji integritas peserta.

Masih dijelaskannya, sistem tahapan pelaksanaan KSMO sangat jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Jika tahun sebelumnya tahapan pelaksanaan KSM melalui empat tahap, yakni dari satuan pendidikan, tingkat kabupaten, tingkat provinsi dan tingkat nasional. Sedangkan untuk KSMO 2020 ini hanya menjalani dua tahap saja, yakni tahap pertama melalui seleksi pada setiap satuan pendidikan. Kemudian tahap berikutnya langsung bertanding ke KSMO nasional,” terang Hendra.

Ada 6 bidang studi yang diperlombakan untuk jenjang MA dalam event ini, yaitu Matematika terintegrasi, Fisika terintegrasi, Kimia terintegrasi, Biologi terintegrasi, Ekonomi terintegrasi dan Geografi terintegrasi.

“Dari ke enam bidang studi yang dipertandingkan, Alhamdulillah tiga diantara peserta utusan PDM meraih prestasi peringkat 3 terbaik perbidang studi tingkat Provinsi Sumut, yakni Raditya Wicaksana sebagai Juara Satu bidang studi Ekonomi, Khoirunnisa Fitri Juara Satu bidang studi Biologi dan Fadhlan Aulia Juara Satu bidang studi Geografi,” tutur Hendra dengan bangga.

Direktur PDM Yusri Lubis mengaku sangat bersyukur dan menyambut baik serta sangat berbangga atas prestasi yang ditorehkan anak didiknya di ajang KSMO 2020 ini.

“Syukur Alhamdulillah, anak-anak kami kembali membuktikan prestasinya di ajang KSMO ini. Ajang yang berskala nasional, luar biasa hebat, salut dan bangga kepada semua anak didik kami yang telah mengharumkan nama baik PDM, juga nama baik orangtua mereka dalam moment ini. Semoga kedepannya prestasi demi prestasi yang telah diraih bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi,” ujar Yusri Lubis.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) Jafar Syahbuddin Ritonga DBA juga mengungkapkan rasa bangga dengan prestasi yang ditorehkan ketiga anak didiknya tersebut.

Jafar berharap, seluruh civitas PDM untuk menguatkan jalinan kerja sama dalam membina dan mengasuh peserta didik mereka agar kedepannya bisa mempertahankan bahkan meningkatkan konsistensi prestasi.

“Alhamdulillah atas pencapaian prestasi ketiga anak didik kami pada event KSMO ini. Saya sangat bangga atas prestasi yang mereka torehkan. Semoga prestasi yang mereka peroleh ini bisa menambah semangat belajar mereka untuk bisa terus mengharumkan nama baik PDM,” ucap Jafar.

Diutarakannya, prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan doa dari semua pengurus, pembina, pendidik dan pengasuh di Darul Mursyid.

“Akan tetapi kita tidak boleh berpuas diri sampai di sini karena kedepan persaingan akan semakin kompetitif. Saya berharap semoga prestasi ini menambah kesyukuran dan semangat kita untuk terus berprestasi di bidang sains. Darul Mursyid harus tetap mempertahankan konsistensi prestasi sainsnya dimasa-masa yang akan datang. Kami juga berharap agar Darul Mursyid bisa mengharumkan nama Kabupaten Tapsel, nama pesantren di kancah olimpiade sains di tingkat Provinsi dan Nasional bahkan Internasional nantinya,” tutur Jafar yang meraih gelar DBA di USM Penang Malaysia ini. (Borneo)