Tambang Emas Martabe Dukung Peningkatan Kemampuan Petugas Damkar Tapsel

Tambang Emas Martabe Dukung Peningkatan Kemampuan Petugas Damkar Tapsel

27/05/2021 0 By Redaktur 1

TAPSEL I PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe mendukung pelatihan dasar lanjutan bagi personel Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Sumatera Utara.

Pelatihan digelar tanggal 24-29 Mei kepada 42 personel Damkar dari Sektor Batangtoru, Sipirok dan Batang Angkola yang terbagi dalam dua batch bertempat di gedung ampiteater Sopo Daganak Batangtoru, Tapsel.

PTAR menggandeng fasilitator lembaga pelatihan dan mentor yang berpengalaman, Trust One Indonesia, dalam rangka meningkatkan keterampilan serta kemampuan dasar (basic skill training) masing-masing personel.

General Manager Operations PTAR Rahmat Lubis menyatakan, program pelatihan ini terwujud atas kerja sama PTAR dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel.

“Pelatihan dasar ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi seluruh tim Pemadam Kebakaran di ketiga sektor di Tapsel dan meningkatkan pentingnya kesadaran akan keselamatan dan sikap tanggap terhadap bahaya bagi masyarakat sekitar Tambang Emas Martabe,” ujar Rahmat Lubis dalam sambutannya saat membuka secara resmi pelatihan, Senin (24/5/2021).

Rahmat mengatakan, selain pelatihan dasar, para personel Damkar juga perlu melakukan latihan simulasi (drill) secara rutin dan juga disiplin, karena respon penyelamatan perlu latihan rutin agar kesigapan dan kesiagaan terjaga.

Sebelumnya PTAR telah membantu 1 unit truk Pemadam Kebakaran di tahun 2016 untuk Sektor Batangtoru ditambah beberapa perlengkapan di tahun 2020, seperti baju tahan api, selang dan lainnya untuk membantu Sektor Batangtoru dalam siaga bencana kebakaran.

“Sebuah kebanggaan mendapatkan amanah sebagai tim Damkar yang selalu diharapkan kehadirannya dalam membantu masyarakat saat terjadi musibah/bencana. Jadi mohon dijaga amanah dan tanggungjawab ini sebaik-baiknya,” ucap Rahmat.

Terpisah, Senior Manager Community Relations PTAR Pramana Triwahjudi menyampaikan, program pelatihan ini merupakan bagian dari Program Pengelolaan Lingkungan Kehidupan Masyarakat yang diwujudkan melalui Program Pengurangan Resiko Bencana.

Target dari pelatihan ini adalah meningkatkan sejumlah keterampilan dari masing-masing personel Damkar, yakni keterampilan tentang penggunaan alat pemadam api ringan (APR), keterampilan penggunaan peralatan pada unit mobil pemadam, keterampilan tentang pertolongan penderita gawat darurat, keterampilan tentang prosedur pemakaian dan penggunaan Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA), keterampilan berkomunikasi dalam keadaan darurat, keterampilan perawatan pemadam kebakaran serta terbentuknya sikap disiplin, fisik, mental personel Damkar.

“Dari pelatihan ini diharapkan meningkatnya profesionalisme serta sikap disiplin personel Damkar dalam merespon situasi darurat serta dalam menjalankan tugas,” pungkas Pramana.

Materi yang disampaikan dalam pelatihan dasar ini adalah Perilaku Api, Pengetahuan tentang Alat Pemadam Api, Perawatan Mesin Darurat, Alat Pelindung Pernafasan (Breathing Apparatus), Proteksi Kebakaran Pada Bangunan, Managemen Keselamatan Pada Kebakaran Gedung, Keselamatan Petugas, Pembinaan Fisik (Fire Fighter Fitness Drill), Tali Temali dalam Penyelamatan, Komunikasi (Incident Commander), Teknik Perawatan Unit Damkar dan Peralatan Pemadam Kebakaran serta Evaluasi Pelajaran.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Tapsel Parulian Nasution mewakili Pemkab Tapsel menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PTAR yang telah menginisiasi kerja sama dalam melakukan basic training atau pelatihan dasar kepada personel Damkar di Tapsel.

“Semoga kegiatan ini terus terbangun sehingga arah profesionalisme serta etos kerja yang militan dan lebih membaja akan terus mengalir di tubuh para abdi masyarakat. Dan kami berharap tak hanya hari ini tapi bisa berkelanjutan pelatihan di berbagai bidang,” ucap  Parulian Nasution.

Atas nama Pemkab Tapsel, Ia juga berterima kasih kepada PTAR yang telah banyak membantu Pemkab Tapsel dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pelayanan masyarakat, yang banyak ditopang PTAR. (Borneo)