Gubsu Apresiasi Prestasi Sains Darul Mursyid Lolos pada Hong Kong International Mathematical Olympiad 2021

Gubsu Apresiasi Prestasi Sains Darul Mursyid Lolos pada Hong Kong International Mathematical Olympiad 2021

28/06/2021 0 By Redaktur 1

TAPSEL I Tiada hari tanpa prestasi. Tidak terkecuali di masa pandemi Covid-19 ini ternyata tidak menurunkan semangat siswa Pesantren Modern Unggulan Terpadu “Darul Mursyid” (PDM) untuk tetap mengukir prestasi sains.

Kali ini pesantren yang di kenal sebagai pesantren sains yang beralamat di Desa Sidapdap Simanosor Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Sumatera Utara (Sumut) ini sukses meraih prestasi pada ajang bergengsi Hong Kong International Mathematical Olympiad (HKIMO) 2021.

Seleksi HKIMO 2021 Tingkat Nasional dilaksanakan secara daring pada 2 Mei 2021. Hasil pengumuman seleksi HKIMO disampaikan secara daring juga pada 9 Juni 2021 via live streaming Youtube.

“Dari hasil pengumuman tersebut, utusan PDM dinyatakan meraih dua medali dan lolos ke babak berikutnya (Final), yakni medali Emas diperoleh Muhammad Thariq Aulia Rahman Lubis dan medali Perak oleh Azfa Riziq Ritonga,” ujar Kepala Divisi Pembinaan Kejuaraan Sains PDM Hendra Irwandi Siregar dalam sambutannya saat kunjungan Gubsu Edy Rahmayadi ke PDM, Kamis (17/6/2021) lalu.

Hendra menyebutkan, tujuan pengembangan HKIMO adalah untuk mempromosikan Olimpiade Matematika ke seluruh dunia. Makalah ujian terdiri dari lima topik utama, yaitu berpikir logis, Aritmatika/Aljabar, teori bilangan, Geometri dan Kombinator.

“Olimpiade ini diikuti ribuan siswa dari 18 negara,” terang Hendra.

Pada kesempatan sama Gubsu Edy Rahmayadi menyambut bangga atas perolehan prestasi siswa Darul Mursyid.

Gubsu menyatakan kalau PDM sudah menjadi salah satu contoh bahwa sebuah pesantren juga mampu bersaing bahkan menang di bidang ilmu sains di dunia Internasional.

Edy Rahmayadi berharap, PDM juga mampu melahirkan talenta-talenta berpedoman kepada akhlakul karimah untuk mengisi ruang-ruang kosong yang dibutuhkan bangsa.

“Selamat dan sukses kepada ananda Muhammad Thariq Aulia Rahman Lubis dan Azfa Riziq Ritonga yang telah mengharumkan  nama baik PDM, Tapanuli Selatan dan Sumatera Utara di kancah Internasional,” ucap Gubsu.

Prestasi PDM yang semakin gemilang dari waktu ke waktu telah mengubah paradigma masyarakat bahwa pesantren tidak hanya mampu menguasai satu bidang ilmu saja, akan tetapi mampu bersaing bahkan menang di berbagai bidang ilmu sains di dunia Internasional.

“Saya yakin alumni-alumni PDM kelak bisa menjadi teladan di tengah masyarakat kita atas dasar akhlakul karimah untuk mengisi ruang-ruang kosong yang dibutuhkan bangsa,” pungkas Edy Rahmayadi.

Dalam kesempatan sama Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) Jafar Syahbuddin Ritonga, badan pengelola PDM mengaku sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang ditorehkan anak didiknya pada ajang  HKIMO Tingkat Internasional 2021 ini.

“Syukur Alhamdulillah, anak didik kami kembali mengukir prestasi pada ajang HKIMO baru-baru ini. Ajang olimpiade yang begitu bergengsi yang pastinya diikuti banyak sekolah-sekolah ternama yang ada di Indonesia ini. Sebuah kebanggaan tersendiri bagi kami karena untuk pertama kalinya kami mengikuti kompetisi bertaraf Internasional dan mampu memenangkannya,” ujar Jafar Syahbuddin.

Jafar berharap, prestasi ini menjadi motivasi belajar bagi seluruh siswa-siswi PDM, baik yang sudah meraih prestasi untuk ditingkatkan lagi maupun yang sedang berjuang memperoleh prestasi.

Pria lulusan S3 USM Penang Malaysia ini juga terus memotivasi anak didiknya agar terus bersemangat mengikuti event-event olimpiade sains dimanapun dilaksanakan dan dengan cara apapun. Karena pengalaman itu penting dan juga sebagai bahan evaluasi dan tolak ukur bagi PDM sebagai pesantren yang konsen di bidang prestasi sains.

Ia menyatakan bahwa PDM ingin mengangkat derajat pesantren di bidang sains. PDM ingin membuktikan bahwa pesantren juga bisa bersaing dan bahkan unggul dibanding sekolah umum lainnya dalam prestasi sains.

“PDM akan menjadi wakil pesantren pada event-event olimpiade sains karena pesantren selalu dianggap sebelah mata jika berkompetisi di bidang sains. Kita harus mengubah paradigma kalau pesantren lemah di bidang sains. Maka Darul Mursyid tampil mewakili pesantren di berbagai event sains dan Alhamdulillah kami secara perlahan tapi pasti membuktikan pesantren juga bisa bersaing dengan sekolah umum lainnya,” terang Jafar.

Hal itu bukan hanya sekedar kata saja tapi data membuktikan faktanya yakni PDM hadir dan telah berulang kali meraih prestasi sains di tingkat Nasional dan telah lolos di babak penyisihan tingkat Internasional dan menjadi utusan Indonesia di babak final HKIMO nantinya.

Dengan prestasi gemilang ini sebut Jafar, kini masyarakat mulai percaya bahwa pesantren ternyata bisa bersaing dan bahkan unggul di bidang sains dibanding sekolah umum.

“Terima kasih atas do’a dan dukungan kita semua atas keberhasilan siswa-siswa PDM lolos di babak penyisihan ini. Kami tetap bermohon do’a dan dukungan kepada kita agar ananda Muhammad Thariq Aulia Rahman Lubis dan Azfa Riziq Ritonga tetap bisa membawa pulang medali pada ujian final HKIMO serentak seluruh dunia yang diperkirakan akan di gelar Agustus nantinya,” tutur Jafar mengakhiri. (Rel/Borneo)