Literasi Baca dapat Mengurangi Stres Anak 

Literasi Baca dapat Mengurangi Stres Anak 

30/06/2021 0 By Redaktur 2

 

 

 

Semua orang membutuhkan literasi sebab kegiatan literasi merupakan salah satu kebutuhan umat manusia. Dalam berbagai pertemuan resmi dan non resmi, pendidikan formal dan informal sangat memerlukan kegiatan literasi. Pendidikan di abad 21 ini sangat memerlukan keterampilan literasi (literasi digital dan non digital). Untuk meningkatkan kemampuan seseorang (mahasiswa dan peserta didik) dapat dilakukan dengan kegiatan literasi.

Membaca merupakan kegiatan melihat tulisan bacaan dan proses memahami isi teks dengan bersuara atau dalam hati. Membaca juga mengungkapkan imajinasi terhadap suatu pembaca yang disukai kayalak ramai dan juga dimengerti oleh seseorang yang dicintai.

Membaca merupakan sebuah aktivitas berupa melafalkan atau mengeja sebuah tulisan.

Beberapa manfaat membaca antara lain :

  • Mengurangi Kecemasan dan Kegundahan

Pertama, ternyata membaca dapat mengurangi kecemasan dan kegundahan. Jadi buat kamu yang gundah gelisah karena cinta dan masalah hidup, bisa nih gunakan cara ini. Konteks membaca dalam hal ini bisa secara luas. Bisa diartikan membaca kitab suci (sesuai ajaran agama kamu) bisa juga buku apapun itu.

  • Membuat Otak Berkembang

Manfaat yang kedua adalah otak kita jauh lebih berkembang. Beda loh ketika otak dibiasakan membaca. Rasannya itu otak jadi lebih aktif berfikir dan terlatih melakukan analisa kecil-kecilan. Setidaknya dari kebiasaan kecil ini akan mempengaruhi kamu dalam meluapkan ide, bertutur kata dan lain sebagainya. Setidaknya cara berfikir kamu lebih jernih dan lebih berkembang.

Kebiasaan berfikir secara analitis juga menstimulus otak lebih terbuka menerima pendapat dan pengetahuan dari orang lain. Salah satuindikasinya dapat dilihat bahwa kamu lebih sering belajar dari pengalaman oranglain, daripada menyalahkan orang lain atau mengada-adakan kesalahan oranglain.

  • Meningkatkan Pengetahuan

Membaca terbuktif efektif meningkatkan pengetahuan kamu loh. Tidak hanya itu, otak kamu lebih mantab pula dalam urusan mengingat. Setiap kali kamu memiliki sebuah masalah atau kendala, kamu bisa menggunakan pengetahuan yang kamu miliki untuk menyeselesaikan masalah yang ada dihadapanmu.

  • Menjadi Pribadi Yang Lebih Berfikir. Manfaat membaca yang keempat, membantuk kamu menjadi pribadi yang lebih berfikir sederhana dalam menyikapi permasalahan. Orang yang memiliki kemampuan berfikir yang baik, dia memiliki cara dan solusi sendiri. Dimana keputusan solusi yang diambil sebagai cerminan bahwa ada banyak solusi sederhana. Masalah harusnya disikapi lebih bijak, mudah dan tidak terlalu dipikir secara berlebihan. Atau yang lebih akrab kita sebut dengan upaya menyederhanakan masalah. Sayangnya, tidak semua orang bisa menyederhanakan masalah mereka loh. Itu sebabnya, banyak orang yang stress tetapi mereka tidak sadar dengan kestresan mereka. Banyak pula yang akhirnya melakukan pelarian yang menurut saya itu salah satu bentuk gejala bahwa ada masalah yang tidak bisa ditangani.
  • Sebagai Penghibur. Bagi sebagian orang manfaat membaca buku tidak hanya untuk memperluas wawasan saja, tapi juga untuk mencari kesenangan, hiburan atau pencerahan dari setiap masalah yang ada. Apalagi buku-buku humor, novel, atau buku yang menarik tapi lucu akan membuat pembaca merasa terhibur. Minimal senyum-senyum sendiri dengan buku yang dipegangnya.
  • Meningkatkan Daya Ingat. Membaca akan melatih otak untuk tetap aktif, sel-sel dalam otak akan aktif dan terbiasa untuk melihat sesuatu yang baru (kata) dalam waktu yang cepat. Pada saat membaca, kita akan membaca kata-kata dalam waktu yang singkat.

Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, literasi tidak bisa dilepaskan dari kemampuan berbahasa.

Literasi baca-tulis bisa disebut sebagai moyang segala jenisliterasi karena memiliki sejarah amat panjang. Literasi ini bahkan dapatdikatakan sebagai makna awal literasi, meskipun kemudian dari waktuke waktu makna tersebut mengalami perubahan. Tidak mengherankanjika pengertian literasi baca-tulis mengalami perkembangan dari waktuke waktu. Pada mulanya literasi baca-tulis sering dipahami sebagai melekaksara, dalam arti tidak buta huruf. Kemudian melek aksara dipahamisebagai pemahaman atas informasi yang tertuang dalam media tulis. Tidakmengherankan jika kegiatan literasi baca-tulis selama ini identik denganaktivitas membaca dan menulis. Lebih lanjut, literasi baca-tulis dipahamisebagai kemampuan berkomunikasi sosial di dalam masyarakat. Disinilah literasi baca-tulis sering dianggap sebagai kemahiran berwacana.

Dalam konteks inilah Deklarasi Praha pada 2003 mengartikan literasibaca-tulis juga mencakup bagaimana seseorang berkomunikasi dalammasyarakat.

 

Manfaat Literasi

Setelah melihat tujuan literasi yang begitu baik, hal ini tentunya masyarakat akan mendapatkan berbagai manfaat darinya, dan adapun beberapa manfaat literasi ialah sebagai berikut:

  1. Menambah perbendaharaan kata “kosa kata” seseorang.
  2. Mengoptimalkan kinerja otak karena sering digunakan untuk kegiatan membaca dan menulis.
  3. Mendapat berbagai wawasan dan informasi baru.
  4. Kemampuan interpersonal seseorang akan semakin baik.
  5. Kemampuann memahami makan suatu informasi akan semakin meningkat.
  6. Meningkatkankemampuan verbal seseorang.
  7. Meningkatkankemampuan analisis dan berpikir seseorang.
  8. Membantumeningkatkan daya fokus dan kemampuan konsentrasi seseorang.

Stress adalah reaksi tubuh terhadap situasi yang tampak berbahaya atau sulit, stres membuat tubuh untuk memproduksi hormone adrenaline yang berfungsi untuk mempertahankan diri, Stres merupakan bagian dari kehidupan manusia. Stres yang ringan berguna dan dapat memacu seseorang untuk berpikir dan berusaha lebih berpikir dan berusaha lebih cepat dan keras sehingga dapat menjawab tantangan hidup seharihari. Stres ringan bisa merangsang dan memberikan rasa lebih bergairah dalam kehidupan yang biasanya membosankan dan rutin. Tetapi stress yang terlalu banyak dan berkelanjutan, bila tidak ditanggulangi, akan berbahaya bagi kesehatan.

Gejala-gejala stress :

  • Menjadi mudah tersinggung dan marah terhadap teman, keluarga dan kolega.
  • Bertindak secara agresif dan defensif.
  • Merasa selalu lelah.
  • Sukar konsentrasi atau menjadi pelupa.
  • Palpitasi atau jantung berdebar-debar.
  • Otot-otot tegang.
  • Sakit kepala, perut dan diare.

Komplikasi stress :

  • Tekanan darah tinggi dan serangan jantung.
  • Sakit mental, hysteria.
  • Gangguan makan seperti hilang nafsu makan atau terlalu banyak makan.
  • Tidak bisa tidur (insomnia).
  • Migren atau kepala pusing.
  • Sakit maag.
  • Serangan asma yang tambah berat.
  • Ruam kulit.

Penyebab stres atau stressor :

Stressor adalah faktor-faktor dalam kehidupan manusia yang mengakibatkan terjadinya respon stres. Stressor dapat berasal dari berbagai sumber, baik dari kondisi fisik, psikologis, maupun sosial dan juga muncul pada situasi kerja, dirumah, dalam kehidupan sosial, dan lingkungan luar lainnya. Istilah stressor diperkenalkan pertama kali oleh Selye (dalam Rice, 2002).

Menurut Lazarus Dan Folkman (1986) stressor dapat berwujud atau berbentuk fisik (seperti polusi udara) dan dapat juga berkaitan dengan lingkungan sosial (seperti interaksi sosial). Pikiran dan perasaan individu sendiri yang dianggap sebagai suatu ancaman baik yang nyata maupun imajinasi dapat juga menjadi stressor.

Personal stressor yaitu ancaman atau gangguan yang lebih kuat atau kehilangan besar terhadap sesuatu yang terjadi pada level individual seperti kehilangan orang yang dicintai, kehilangan pekerjaan, masalah keuangan dan masalah pribadi lainnya.

Ditambahkan Freese Gibson (dalam Rachmaningrum, 1999) umur adalah salah satu faktor penting yang menjadi penyebab stres, semakin bertambah umur seseorang, semakin mudah mengalami stres. Hal ini antara lain disebabkan oleh faktor fisiologis yang telah mengalami kemunduran dalam berbagai kemampuan seperti kemampuan visual, berp ikir, mengingat dan mendengar.

Cara mengatasi stres dan mencapai jiwa yang sehat

  • Bicarakan keluhan dengan seseorang yang dapat dipercaya.
  • Melakukan kegiatan yang sesuai dengan minat dan kemampuan.
  • Kembangkan hobi yang bermanfaat.
  • Meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri pada Tuhan.
  • Berpikir positif.
  • Tenangkan pikiran dengan relaksasi.

Peran Orangtua mengatasi stres anak yaitu:

  • Orangtua sebagai trainer

Bahasa umum, trainer adalah orang yang yang memberikan pelatihan berupa pengetahuan dan keterampilan. Ternyata peran ini sangat cocok bagi orangtua untuk mendidik anak terutama saat anak berusia 1-7 tahun.

Di usia tersebut saat yang tepat memberikan pondasi kehidupan berupa pengetahuan dan keterampilan dasar. Misalnya pengetahuan mengenai perilaku atau nilai-nilai yang baik maupun yang buruk. Bisa pula dengan mengajarkan anak tentang toilet training. Peran orangtua ialah memberikan detail, cara yang baik bagaimana buang air.

  • Orangtua sebagai coach

Arti dari coach sendiri yakni orang yang membantu seseorang mencapai tujuannya dengan memaksimalkan potensi dari dirinya. Seorang coach/pelatih ini akan mengajukan pertanyaan-pertanyaan sebagai sarana untuk mencapai tujuan. Orangtua menjadi coach saat si anak berada pada usia 8-21 tahun. Walaupun ditujukan pada anak-anak remaja, ilmu coaching bisa diterapkan pada usia anak berapapun.

  • Orangtua sebagai terapis

Jika bahasa awam, terapis adalah orang yang memberikan terapi kepada kliennya dengan cara tertentu. Terapi diberikan pada seseorang yang dalam kondisi negatif. Peran orangtua disini, jika memiliki anak dengan mental lemah, kurang percaya diri, gugup, ragu, malas, trauma, depresi dan lain-lain, maka orangtua harus mampu melakukan segala hal agar anak jadi lebih baik dan maju. Orangtua menjadi terapis saat anak berusia remaja yang umumnya labil dan mencari identitas diri, sehingga kerap berperilaku yang tidak semestinya.Orangtua juga bisa menjadi terapis terutama ketika memiliki anak berkebutuhan khusus, kecanduan gawai yang akut, kecanduan pornografi, dan perilaku negatif lainnya.

Literasi baca merupakan suatu kegiatan membaca yang dilakukan oleh seseoranguntuk meningkatkan kemampuan membaca, menyimak, menulis, dan memecahkan masalah yang dihadapi oleh seseorang. Literasi baca yang dlakukan oleh seorang anak disamping meningkatkan kemampuan juga dapat mengasah otak, menyegarkan pikiran dari setiap hal akan menyebabkan terganggunya keseimbangan fungsi-fungsi otak yang akan menyebabkan stress. Pada saat seorang anak sedang melakukan kegiatan literasi baca maka segala informasi yang berguna akan terserap oleh otak secara langsung dengan kondisi baik sehingga berpengaruh terhadap fungsi-fungsi bagian tubuh secara keseluruhan.

 

 

Penulis :

Nama : Grace Katy Viona Sihombing

NPM : 20110067

Makul : Ket. Membaca Teknik

Tanggal : 14, juni 2021