Siswa Pesantren Darul Mursyid Ikuti Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia 2021

Siswa Pesantren Darul Mursyid Ikuti Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia 2021

13/07/2021 0 By Redaktur 1

TAPSEL I Pesantren Modern Unggulan Terpadu “Darul Mursyid” (PDM) mencoba menunjukkan kemampuannya dalam bidang penelitian pada Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia (KOPSI) Tahun 2021 Tingkat SMA/sederajat.

Kompetisi ini diikuti 543 sekolah negeri dan 172 sekolah swasta seluruh Indonesia.

Pembina Karya Tulis Ilmiah PDM Getti Oktarina Pulungan mengatakan, KOPSI merupakan upaya menumbuhkan karakter ilmiah melalui kegiatan kompetensi penelitian. Kompetisi ini diharapkan dapat mewujudkan kemerdekaan berpikir peserta didik.

Oktarina menyebutkan, kompetisi diselenggarakan oleh pusat prestasi nasional, setara dengan Kompetisi Sains Nasional (KSN) yang dikelola Kemendikbud.

Kompetisi dibagi tiga tahap, pertama adalah pengunggahan proposal yang dilakukan pada Juni 2021. Setelah lolos tahap proposal maka masuk tahap kedua dimana peserta didik melaksanakan penelitian. Tahap ketiga baru dilakukan seleksi lagi untuk menjadi finalis dan berhak untuk mendapatkan medali.

Diutarakannya, siswa PDM yang terletak di Desa Sidapdap Simanosor Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ini mengikuti bidang Ilmu Sosial dan Humaniora dengan tema ”Peran Masyarakat Dalam Pelestarian Hadangan”.

“Alhamdulillah siswa Pesantren Darul Mursyid atas nama Muhammad Riva’i dan Riski Nasution berhasil lolos pada tahap pertama, yaitu tahap pengunggahan proposal untuk melakukan penelitian. Selanjutnya kami mohon do’a untuk kesuksesan anak kita agar berhasil pada kompetisi ini,” ujar Oktarina.

Ia berharap, siswa Pesantren Darul Mursyid tidak hanya sekedar untuk mengikuti kompetisi ini, tetapi juga bisa mendongkrak daya literasi peserta didik terutama di masa pandemi Covid-19 ini. Juga diharapkan mampu untuk meningkatkan integritas, kemampuan berpikir dan memiliki kepedulian sosial, terutama dalam hak kearifan lokal masyarakat Tapsel.

“Penelitian tentang Hadangan adalah salah satu upaya untuk menumbuhkan daya kreatif peserta didik sekaligus mengangkat budaya masyarakat Tabagsel,” terang Oktarina.

Sementara Direktur PDM Yusri Lubis mengemukakan, untuk mengukir prestasi harus bisa menghasilkan banyak prestasi.

“Dengan prestasi itu kita akan dikenal sebagai calon intelektual Muslim yang siap bersaing pada lomba-lomba yang bergengsi, termasuk penelitian ilmiah pada tingkat Nasional maupun Internasional,” ucap Yusri Lubis.

Terpisah Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) Jafar Syahbuddin Ritonga DBA, badan pengelola PDM mengaku sangat bersyukur atas prestasi-prestasi yang disumbangkan oleh kedua anak didiknya pada ajang KOPSI 2021 ini.

Jafar memohon do’a dan dukungan seluruh komponen Pesantren Darul Mursyid agar keduanya bisa lolos pada finalis nanti sehingga prestasi Pesantren Darul Mursyid terus bertambah.

“Kita tidak akan pernah berhenti untuk mengejar prestasi asal masih bisa dijangkau. Lanjutkan untuk kemajuan umat Islam dan bangsa,” tutur alumni S3 USM Malaysia ini mengakhiri. (Borneo)