Mantap, Tahun ke-8 Berturut-Turut Siswa Pesantren Darul Mursyid Lulus 100 Persen di PTN

Mantap, Tahun ke-8 Berturut-Turut Siswa Pesantren Darul Mursyid Lulus 100 Persen di PTN

27/07/2021 0 By Redaktur 1

TAPSEL I Pesantren Modern Unggulan Terpadu “Darul Mursyid” (PDM) kembali berhasil meloloskan 100 persen siswanya ke berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia.

Keberhasilan PDM yang terletak di Desa Sidapdap Simanosor Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Sumatera Utara (Sumut) ini merupakan tahun ke-8 berturut-turut sejak 2014.

Kepala Madrasah Aliyah (MA) PDM Irmawan Mukmin sangat bersyukur atas prestasi anak didiknya telah lolos 100 persen ke berbagai PTN ternama di Indonesia.

“Jumlah seluruh alumni Pesantren Darul Mursyid tahun pelajaran 2020/2021 sebanyak 70 orang. Alhamdulillah semuanya diterima di PTN dan ini ke-8 kalinya berturut-turut kami meloloskan semuanya ke berbagai PTN dengan berbagai seleksi tingkat nasional,” ujar Irmawan, Senin (26/7/2021).

Adapun siswa PDM lolos melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sebanyak 14 orang tersebar di beberapa PTN, yaitu Nurkhofifah Hasibuan di Universitas Jenderal Soedirman Prodi Pendidikan Dokter, Muhammad Zulfadli di Universitas Sriwijaya Prodi Pendidikan Dokter, Zahran Uzla di Universitas Jenderal Soedirman Prodi Pendidikan Dokter Gigi, Nursyahfitri Ritonga dan Rosya Afdelina di Universitas Malikussaleh Prodi Pendidikan Dokter, Selina Vairani di Universitas Sriwijaya Prodi Pendidikan Dokter Gigi, Andreansyah Barus di Universitas Andalas (Unand) Prodi Pendidikan Dokter Gigi, Adinda Raisya di Universitas Sumatera Utara (USU) Prodi Pendidikan Dokter, Moh Musyafa di USU Prodi Tekhnik Sipil, Naimul Hasan di Universitas Veteran Yogyakarta Prodi Tekhnik Geologi, Nurhabibah Rambe di USU Prodi Akuntansi, Nurmaulina Sihombing di Unand Prodi Ilmu Hukum, Rapiah Sani di Universitas Jenderal Soedirman Prodi Manajemen, Reza Aulia Sitompul di Institut Teknologi Sumatera Prodi Teknik Pertambangan, Sri Rahayu di Universitas Sebelas Maret Prodi Manajemen.

Kemudian lulus melalui Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri (SNMPN) sebanyak 17 orang, yakni Azhar Anas Rambe di Politeknik Negeri Padang Prodi D3 Teknik Mesin, Baharuddin Pohan di Politeknik Media Kreatif Jakarta Prodi D3 Teknik Grafika, Chaliza Andini Putri di Politeknik Negeri Jakarta Prodi D3 Kontruksi Sipil, Ginaya Mugni Utami di Politeknik Negeri Medan Prodi D3 Administrasi Bisnis, Hana Mutiah Ali di Politeknik Negeri Padang Prodi D3 Teknik Sipil, Irwan Fadli Zailani di Universitas Veteran Yogyakarta Prodi Teknik Pertambangan, Khairul Aswin Simatupang di Politeknik Negeri Semarang Prodi D3 Teknik Informatika, Mhd Fadli Siregar di Politeknik Negeri Surabaya Prodi D3 Akuntansi, Muhammad Hatta Hasibuan di Politeknik Negeri Payakumbuh Prodi D3 Perkebunan, Muhammad Riski di Politeknik Negeri Batam Prodi D3 Teknik Kontruksi Kapal, Mukmin Cahyana di Politeknik Elektro Surabaya Prodi D3 Teknik Elektronika, Nurhamida di Politeknik Negeri Padang Prodi D3 Akuntansi, Pazri Al-Hamid di Politeknik Akademi Pimpinan Perusahaan, Subhan Zuhri Ritonga di Politeknik Negeri Jakarta Prodi D3 Teknik Grafika, Suhail Parlindungan di Politeknik Negeri Lampung Prodi D3 Ternak, Wahyu Hibatullah di Politeknik Negeri Semarang Prodi D3 Teknik Mesin.

Ditambah lagi 2 orang masuk melalui jalur SPMB Universitas Negeri Padang Prodi D3 Teknik Sipil atas nama Fitri Khairani dan Wahyu Hibatullah.

Selanjutnya siswa lolos seleksi melalui PMDK UNS berjumlah 4 orang di Universitas Sebelas Maret atas nama Aisyah di Prodi Vokasi Keuangan dan Perbankan, Suci di Prodi Vokasi Kebidanan, Citra Amalia di Prodi Vokasi Hasil Pertanian dan Riski Amelia Putri di Prodi Usaha Perjalanan Wisata.

Seterusnya seleksi masuk melalui USMI Institut Pertanian Bogor (IPB) lolos 2 orang atas nama Nabil Fahrevi dan Rifki Amanda Lubis.

Seleksi masuk melalui SBMPTN lolos 2 orang di Institut Teknologi Sumatera atas nama Akmal Hafiz Ali dan Fuad Fajri.

Lebih lanjut 28 orang masuk melalui Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PT-KIN) yang tersebar di beberapa Universitas Islam Negeri (UIN), di antaranya UIN Imam Bonjol Padang, UIN Malang, UIN Ar-Raniri Aceh, UIN Sumatera Utara, UIN Sunan Gunung Jati Bandung, UIN Antasari Banjarmasin, UIN Sultan Syarif Kasim Riau, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, UIN Raden Fatah Palembang dan UIN Wali Songo Semarang.

Direktur PDM Yusri Lubis menyampaikan kesyukurannya atas keberhasilan anak didiknya masuk PTN ternama.

“Alhamdulillah, sejak 2014 hingga 2021 PDM selalu berhasil 100 persen mengantarkan alumninya ke berbagai PTN di Indonesia,” ucap Yusri Lubis.

Menurut Yusri, keberhasilan ini bisa dicapai atas kerja sama yang baik antara peserta didik dengan guru-guru PDM di dukung fasilitas lengkap dan strategi pembelajaran yang baik. Karena itu alumni Pesantren Darul Mursyid saat ini sudah menyebar di berbagai PTN ternama di Indonesia.

“Kami juga berharap kedepan mereka bisa menjadi corong kemajuan ilmu pengetahuan, baik dalam bidang agama maupun umum. Mereka adalah bagian dari penerus bangsa yang akan mampu bersaing baik di tingkat nasional maupun internasional,” pungkas Yusri.

Terpisah Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (YASPENHIR) Jafar Syahbuddin Ritonga DBA, badan pengelola PDM menyampaikan apresiasi atas prestasi siswa Pesantren Darul Mursyid yang kian membuming.

“Luar biasa, prestasi siswa Pesantren Darul Mursyid tidak hanya pada bidang kejuaraan sains, tetapi harus lebih luas menyangkut semua kebutuhan pendidikan zaman sekarang,” ujar Jafar Syahbuddin.

Jafar menegaskan, lulus 100 persen ke berbagai PTN ternama di Indonesia adalah bukti bahwa Pesantren Darul Mursyid bisa mengikuti perkembangan dan kemajuan pendidikan.

“Prestasi ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan lagi, sebab dunia pendidikan kedepannya akan lebih banyak tantangan,” tutur Jafar alumni S3 USM Malaysia ini. (Borneo)