Siswa Pesantren Darul Mursyid Siap Hadapi KSN 2021

Siswa Pesantren Darul Mursyid Siap Hadapi KSN 2021

11/08/2021 0 By Redaktur 1

TAPSEL I Siswa Pesantren Modern Unggulan Terpadu “Darul Mursyid” (PDM) siap menghadapi Kompetisi Sains Nasional (KSN)  Tahun 2021.

Itu setelah 18 siswa PDM yang terletak di Sidapdap Simanosor Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Sumatera Utara (Sumut) kembali mendominasi pada KSN Tingkat Kabupaten (KSN-K).

Kepala Divisi Pembinaan Kejuaraan Sains PDM Darwis Simbolon mengatakan, KSN adalah ajang kompetisi bergengsi dalam bidang sains yang dikelola langsung oleh Pusat Prestasi Nasional Kemendikbud. Pelaksanaannya dilakukan secara berjenjang beberapa tahap. Seleksi dibuat empat tahap, yaitu pertama seleksi tingkat sekolah (KSN-S), kedua seleksi tingkat Kabupaten dan Kota (KSN-K) diikuti 514 kab/kota di seluruh Indonesia, ketiga seleksi tingkat propinsi (KSN-P) diikuti 34 propinsi di seluruh wilayah Indonesia. Keempat seleksi nasional (KSN) untuk seluruh siswa Indonesia yang lolos sesuai pengumuman Pusat Prestasi Nasional.

“Alhamdulillah 18 orang siswa kami sudah melewati seleksi kabupaten dan siap untuk menghadapi KSN Tingkat Propinsi yang insya Allah jika tidak ada perubahan dari Pusat Prestasi Nasional akan bertanding 30 Agustus sampai 4 Oktober nanti melalui sistem daring,” ujar Darwis Simbolon, Senin (9/8/2021).

Kedelapan belas siswa PDM yang melaju ke KSN-P yaitu bidang Astronomi atas nama Raihan Anugrah, Ridho Ginting dan Adrian Teguh. Bidang Biologi atas nama Khairunnisa Fitri dan M Rizki Ferdiansyah. Bidang Geografi atas nama Fadlan Aulia, Fauzan Fadhil dan Fatwa Miranda. Bidang Kimia atas nama Aisyah Asma Nadia dan Tarisya Dwi Ananda Tanjung. Bidang Kebumian atas nama Ismail Yusuf dan Alfarizi Pratama. Bidang Ekonomi atas nama Radhitia Wicaksana dan Fitri Azzahra. Bidang Informatika atas nama Ahmad Rian Syaifullah dan Azwir Zainul Haq. Bidang Matematika atas nama M Thariq Aulia Rahman dan Azfa Riziq.

Darwis mengemukakan, setiap tahun PDM rutin mengikuti KSN ini dan seleksi tahun ini jauh lebih sulit dari tahun lalu, karena tahun ini walaupun namanya seleksi kabupaten tapi siswa diuji secara nasional dari Pusat Prestasi Nasional.

“Karena itu saat ini kami terus melakukan pembinaan secara intensif agar nanti bisa membawa hasil yang terbaik. Belajar secara intensif ini sudah menjadi tradisi bagi kami untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi,” ucap Darwis.

Selain itu sebut Darwis, juga melakukan usaha spiritual seperti shalat sunat Dhuha, shalat Hajat dan berdo’a agar siswa PDM bisa membawa hasil demi nama Islam dan Pesantren Darul Mursyid sebagai pusat kejayaan sains Islam.

Direktur PDM Yusri Lubis merasa bersyukur atas prestasi ini dan menilai tingkat persaingan yang semakin tinggi pada KSN justru harus menjadi tantangan baru bagi PDM untuk mencetak para juara sains yang siap berlomba pada level yang lebih tinggi.

“Semoga kita terus mengukir sejarah dengan menjadi siswa berprestasi dan memiliki karakter yang baik. Prestasi yang baik harus juga didukung karakter yang baik agar kelak hidupnya bisa berimbang antara ilmu pengetahuan dan keimanan,” pungkas Yusri.

Terpisah Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (YASPENHIR) Jafar Syahbuddin Ritonga DBA juga mengaku sangat bersyukur atas prestasi ini.

“Prestasi KSN ini adalah wujud dari tujuan kita yaitu menjadi pusat kejayaan sains Islam. Prestasi ini juga harus terus kita perjuangkan demi untuk menggaungkan kejayaan peradaban Islam yang pernah terjadi pada masa Dinasti Abbasiyah,” ucap Jafar Syahbuddin.

Jafar berharap besar kepada semua pengasuh, pembina dan pendidik di Pesantren Darul Mursyid untuk mendukung sekaligus mendo’akan agar bisa lolos dan dilanjutkan ke tingkat nasional.

“Kita tidak akan pernah berhenti untuk mengejar prestasi sains asal masih bisa dijangkau. Lanjutkan untuk kemajuan umat Islam dan bangsa,” tutur Jafar alumni S3 USM Malaysia ini. (Borneo)