Dolly Pasaribu Minta Mahasiswa KKL UGN Padangsidimpuan Dapat Ciptakan Ide dan Gagasan Baru

Dolly Pasaribu Minta Mahasiswa KKL UGN Padangsidimpuan Dapat Ciptakan Ide dan Gagasan Baru

13/08/2021 0 By Redaktur 1

TAPSEL I Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Dolly Pasaribu meminta mahasiswa Universitas Graha Nusantara (UGN) Padangsidimpuan yang melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Tapsel dapat menciptakan ide dan gagasan baru yang berguna bagi masyarakat.

Dengan demikian kata Bupati Dolly Pasaribu, kehadiran mahasiswa KKL nantinya jadi memori ataupun kenangan indah bagi masyarakat Tapsel.

“Selain itu tentu karena manfaat yang diterima masyarakat,” ujar Bupati Dolly Pasaribu pada pembukaan, pembekalan dan pemberangkatan KKL mahasiswa UGN Padangsidimpuan di Aula Kampus III Jalan H Tengku Rizal Nurdin Kota Padangsidimpuan, Kamis (12/8/2021).

Bupati mengingatkan mahasiswa KKL bahwa masyarakat Tapsel pada dasarnya merindukan ide-ide dan gagasan baru yang bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan dan segi-segi kehidupan masyarakat yang lain. Seperti beberapa waktu lalu, mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) membuat pupuk cair yang berguna bagi pertanian masyarakat. Juga mahasiswa USU membuat kompos yang memudahkan para petani.

Atas ide kreatif tersebut, masyarakat pun senang bahkan ingin agar para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IPB dan KKN PPM USU untuk tidak buru-buru tinggalkan Tapsel.

“Tentunya hal itu menjadi kenangan indah yang melekat di hati masyarakat. Hal seperti itu kiranya bisa juga diterapkan mahasiswa UGN yang mana nanti idenya bermanfaat bahkan menjadi karya monumental yang akan selalu dikenang masyarakat,” pungkas Bupati.

Dolly berharap, mahasiswa KKL dapat menjaga nama baik UGN Padangsidimpuan. Menjadikan KKL sebagai momentum untuk lompatan yang lebih tinggi, lebih sukses dan lebih berhasil.

Menurut Dolly, KKL adalah awal menuju perjalanan panjang para mahasiswa ke depan. Juga sebagai momen untuk meraih ilmu seluas-luasnya saat menghadapi dunia luar.

Bupati meminta agar sesama mahasiswa berembuk, apa ide atau gagasan kreatif yang bermanfaat sehingga nanti bisa segera diaplikasikan di masyarakat.

Dolly menceritakan, Prof Bomer Pasaribu berkali-kali berpesan ke dirinya untuk menaikkan marwah UGN Padangsidimpuan. Sebab beberapa waktu lalu UGN Padangsidimpuan sempat diusulkan jadi universitas negeri, namun karena ada beberapa kendala maka belum terlaksana.

“Maka pada kesempatan ini saya tegaskan bahwa Pemkab Tapsel siap mendukung UGN Padangsidimpuan untuk lebih maju lagi dan bisa bersaing dengan perguruan tinggi ternama lainnya. Kami juga siap mendukung mahasiswa UGN agar melanjutkan studinya hingga ke luar negeri sehingga nanti diharapkan bisa membangun Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) ke arah yang lebih baik lagi,” tutur Bupati.

Sementara Rektor UGN Padangsidimpuan Mohd Arifin memaparkan, KKL merupakan kegiatan perpaduan antara observasi, kunjungan maupun wisata para mahasiswa.

KKL diharapkan bisa memberikan pengalaman dan wawasan bagi mahasiswa terkait kehidupan masyarakat maupun dunia kerja. Juga diharapkan dapat menjadi bekal hidup bagi mahasiswa dalam bersosialisasi dan mengabdi ke masyarakat selepas perguruan tinggi. Dapat membandingkan antara teori di bangku kuliah dengan dunia nyata di masyarakat.

“Lulusan perguruan tinggi diharapkan memiliki kemampuan akademik dan profesional di bidang ilmu pengetahuan yang ditekuni di bangku kuliah, sehingga ketika mahasiswa lulus akan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan akan lebih mudah diserap di dunia kerja,” ucap Rektor.

KKL berfungsi untuk mengetahui seluk-beluk profesi yang berkaitan dengan bidang studi yang tengah dipelajari. Juga berfungsi sebagai pendukung kegiatan akademik lebih lanjut bagi mahasiswa.

Dengan demikian sebut Rektor, mahasiswa yang sudah KKL lebih siap memasuki dunia kerja.

Mahasiswa KKL TA 2020-2021 dibagi 2 zona, yakni Kabupaten Tapsel sebanyak 100 orang dan Kota Padangsidimpuan 158 orang. Di Tapsel tersebar di 2 kecamatan yaitu Angkola Timur dan Aek Bilah. Sementara di Kota Padangsidimpuan tersebar di 4 Kecamatan yakni Padangsidimpuan Hutaimbaru, Padangsidimpuan Angkola Julu, Padangsidimpuan Batunadua dan Padangsidimpuan Tenggara. KKL berlangsung 40 hari mulai 13 Agustus sampai 26 September 2021. (Borneo)