Tambang Emas Martabe Donasikan Kendaraan Penyelamatan Satwa Harimau Sumatera kepada YPBMM

Tambang Emas Martabe Donasikan Kendaraan Penyelamatan Satwa Harimau Sumatera kepada YPBMM

13/08/2021 0 By Redaktur 1

TAPSEL I PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe mendonasikan satu unit mobil penyelamat satwa jenis Toyota Hilux Single Cabin kepada Yayasan Persamuhan Bodhicitta Mandala Medan (YPBMM) dalam rangka mendukung penyelamatan satwa Harimau Sumatera.

Penyerahan kendaraan senilai Rp430 juta yang dilengkapi kandang satwa dan peralatan penyelamatan tersebut dilakukan simbolis oleh Senior Manager Government Relations PTAR Irwanto Situmorang kepada Ketua Umum dan Pembina YPBMM Eddy dan Biksu Nyanaprathama Mahasthavira di kantor YPBMM di Medan, Rabu (11/8/2021).

YPBMM merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat nirlaba berbasis di Medan bergerak di bidang konservasi dan pengembangan masyarakat. YPBMM mengembangkan Barumun Nagari Wildlife Sanctuary berlokasi di Desa Batu Nanggar, Batang Onang, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara (Sumut) sejak tahun 2015. Lokasi tersebut dikembangkan sebagai kawasan konservasi satwa liar, terutama gajah dan Harimau Sumatera. Selain itu, program pengembangan masyarakat juga dilakukan di 16 desa sekitar kawasan konservasi.

Direktur External Relations PTAR Sanny Tjan menyatakan, dukungan PTAR kepada Sanctuary Harimau Sumatera Barumun sejalan dengan langkah strategis perusahaan dalam pelestarian dan pemanfaatan nilai tambah keanekaragaman hayati yang merupakan salah satu upaya kunci menjaga keseimbangan ekosistem dan habitat hewan atau tumbuhan.

“Dukungan kendaraan ini untuk menunjang kegiatan penyelamatan satwa sehingga tingkat keanekaragaman hayati tetap tinggi dan mampu terus menopang masyarakat dan kehidupannya,” kata Sanny.

Sanny menjelaskan, parts atau aksesoris mulai dari kandang harimau, radio komunikasi, full-set tenda kanvas pelindung kandang, jaring pelindung satwa (animal net) dan peralatan standard lainnya telah terpasang dalam kendaraan tersebut.

“Spesifikasi sudah sesuai Peraturan Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem agar upaya penyelamatan Harimau Sumatera berjalan baik,” ucap Sanny.

Sanny mengungkapkan, dukungan kepada YPBMM ini berawal dari kerja sama pelepasliaran Harimau Sumatera Sri Nabila ke Taman Nasional Gunung Leuser pada 3 November 2020 silam. PTAR melanjutkan kemitraan dengan YPBMM dengan melaksanakan konservasi Harimau Sumatera.

Sementara itu Pembina YPBMM Biksu Nyanaprathama Mahasthavira dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan syukur atas dukungan serta motivasi baik dari Pemerintah maupun PTAR.

“Semoga melalui dukungan ini tujuan kita melakukan konservasi bisa tercapai,” ucap Biksu Nyanapratama Mahasthavira, khususnya dalam rangka menyelamatkan satwa harimau di Barumun Nagari Wildlife Sanctuary.

Sementara Kasubbag Data Evlap dan Kehumasan BBKSDA Sumatera Utara Andoko Hidayat bersyukur dan berterima kasih kepada Manajemen PTAR untuk konstribusi penting terhadap konservasi Harimau Sumatera.

Menurut Andoko, program konservasi ini tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri tetapi harus melibatkan semua pemangku kepentingan, masyarakat dan mitra terkait agar upaya membangun ekologi dan ekonomi bisa berjalan selaras.

“Semoga serah terima kendaraan ini bisa bermanfaat optimal dan maksimal untuk konservasi hari ini dan ke depan. Harapannya bukan hanya harimau tapi satwa liar lain juga bisa diselamatkan,” tandas Andoko.

Senior Manager Corporate Communications PTAR Katarina Siburian Hardono menambahkan, bantuan yang diberikan merupakan salah satu upaya PTAR dalam mendukung serta memperkuat pengelolaan keanekaragaman hayati di Sumatera Utara.

“Ini adalah bukti komitmen kuat PTAR pada keberlanjutan lingkungan dengan menjaga kelestarian flora dan fauna khususnya konservasi hewan langka di Sumatera Utara,” pungkas Katarina. (Rel/Borneo)