Bupati Dolly Pasaribu Minta PPL Hadir Mempermudah Penyelesaian Masalah di Petani

Bupati Dolly Pasaribu Minta PPL Hadir Mempermudah Penyelesaian Masalah di Petani

07/09/2021 0 By Redaktur 1

TAPSEL I Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Dolly Pasaribu meminta penyuluh pertanian lapangan (PPL) hadir untuk mempermudah penyelesaian masalah-masalah yang muncul di tengah petani dalam upaya budidaya pertanian, peternakan dan perikanan.

Bupati Dolly Pasaribu juga meminta PPL untuk menyusun program ke depan dengan berpedoman kepada yang telah dikerjakan sampai hari ini.

“Untuk menjadikan daerah penghasil produksi pertanian ataupun untuk komoditi lainnya di Sumut, PPL jangan cepat puas. Namun harus terus belajar agar mampu mendorong nilai tambah dari hasil produksi,” ujar Bupati Dolly Pasaribu di hadapan 150 PPL pertanian dan 3 PPL perikanan pada rapat penyusunan program penyuluh pertanian Kabupaten Tapsel Tahun 2022 di Aula Sarasi Lantai III Kantor Bupati Tapsel, Minggu (5/9/2021).

Disamping itu Dolly Pasaribu menekankan Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perikanan agar segera mendorong PPL serta pemangku kepentingan lainnya agar menjadi agen perubahan yang bisa hadir ditengah-tengah petani.

Dolly menyebutkan, dari segi produksi pangan, petani di Tapsel boleh dikatakan baik. Namun untuk komoditi lain masih perlu kerja keras terutama dalam menciptakan nilai tambah pasca produksi.

Untuk harga jual yang cenderung menurun saat ini, Dolly meminta PPL untuk dapat memberikan arahan agar hasil produksi tersebut bisa terus bermanfaat sehingga pengolahan dan perlakuannya dapat menaikkan nilai tambah.

“Harapan saya kepada kita semua agar tetap kompak dan bekerja ikhlas sehingga tujuan kita meningkatkan kesejahteraan petani bisa tercapai, terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19 yang belum pasti kapan berakhir,” harap Dolly.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Tapsel Bismark Muaratua Siregar mengatakan, keberhasilan dalam rangka upaya mensejahterakan petani tak terlepas dari peran PPL.

Untuk itu Bismark berharap, PPL mampu mengenali wilayah kerjanya dengan baik dan semua bentuk bantuan baik dari pusat, provinsi dan daerah tetap dirawat dengan baik.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tapsel Efrida Yanti Pakpahan menyampaikan, PPL harus mampu mendorong perubahan teknologi dan perilaku petani di Tapsel agar menjadi tangguh dan modern. (Borneo)